News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jelang Lebaran Sampah Kota Malang Bakal Meningkat

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemulung mencari sampah yang dapat dijual kembali di Tempat Pembuangan Akhir Piyungan, Bantul, DI Yogyakarta, Rabu (15/8/2012). Menjelang 67 tahun usia kemerdekaan Republik Indonesia, 29,13 juta warga dari total 238 juta penduduk Indonesia masih hidup di bawah garis kemiskinan dan sebagian harus mencari nafkah di tempat yang tidak sehat. (Kompas/Ferganata Indra Riatmoko)

TRIBUNNEWS.COM,MALANG- Potensi sampah di Kota Malang diprediksi naik hingga 10 persen saat lebaran. Kebanyakan, sampah-sampah tersebut adalah sampah rumah tangga.

Wasto, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Malang mengatakan, meski ada kenaikan hingga 10 persen, dari DKP sudah melakukan persiapan dengan menambah personil.

"Kejadian ini, pasti terjadi setiap tahun sehingga kami sudah melakukan antisipasi," kata Wasto, Jumat (17/8/2012).

Menurutnya, kebanyakan sampah-sampah yang dihasilkan adalah sampah rumah tangga yang ada di restoran-restoran.

"Kenaikan sampah dari setiap harinya hanya 400 ton, juga disebabkan karena pola konsumsi meningkat," kata Wasto.

Ia menambahkan, kenaikan ini, sudah terasa sejak pertengahan bulan ramadan lalu.

Sementara, terkait menumpuknya  sampah kertas di masjid setelah sholat idul fitri, menurut Wasto, DKP sudah membentuk tim-tim khusus yang ditempatkan di beberapa pos.

"Titik yang kami jadikan pos adalah masjid yang ramai jamaahnya, seperti masjid jami' dan masjid sabilillah," ujar Wasto.

Adanya pos-pos kebersihan ini, diharapkan setelah meninggalkan masjid, sampah bisa langsung dikondisikan oleh petugas.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini