News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penembakan Solo

Ponpes Ngruki Benarkan ada Alumni Bernama Farhan

Editor: Rachmat Hidayat
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anggota CSI Polres Solo tengah mengecek proyektil setelah terjadi baku tembak antara tim Densus 88 dengan tersangka teroris, Jumat (31/8/2012) malam. Kawanan itu diduga pelaku penembakan terhadap Bripka Dwi Data Subekti di Pos Polisi Plaza Singosaren, Solo, Kamis (30/8/2012) kemarin. Dalam peristiwa baku tembak ini dikabarkan 3 orang tewas, salah satu di antaranya anggota Densus 88. WARTA JATENG/Damianus Bram

TRIBUNNEWS.COM,YOGYAKARTA--Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Wahyudin, belum bisa memastikan apakah dua nama terduga teroris saat penggerebekan oleh Densus 88 di Desa Tipes Solo, Jumat (31/8) malam, Farhan dan Mukhsin adalah almunus pondok pesantren tersebut.

Dikonfirmasi pada Sabtu (1/9) petang, dia hanya membenarkan bahwa ada alumnus bernama Farhan. Anak tersebut kelahiran Jakarta dan ayah kandungnya telah meninggal dunia.

Berdasarkan penelusurannya dalam data di ponpes, Farhan sejak lulus dari SD Nunukan di Kalimantan Timur lalu mengenyam pendidikan MTs di pondok yang diasuhnya itu.

Setelah menyelesaikan pendidikan setingkat SMP itu, jelasnya, Farhan pergi entah melanjutkan di mana. "Kami tidak tahu setelah itu," ujarnya.

Demikian juga nama Mukhsin, Wahyudin mengaku belum mengecek data di ponpesnya. Sebab itu dia tidak mengetahui apakah juga alumnus Ponpes Al Mukmin Ngruki. Yang jelas, menyikapi kabar tentang dua terduga teroris itu dia mengaku berpikir positif.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini