TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA- Perlawanan warga Perumahan Taman Hayam Wuruk, Surabaya pada Kodam V/Brawijaya kembali menggeliat. Mereka melakukan aksi protes lagi menyusul rencana pengosongan paksa rumah mereka.
Pagi ini, Selasa (4/9/2012), warga yang berasal dari keluarga TNI ini membuat barikade dengan membakar kayu dan ban bekas serta menutup portal perumahan. Dibelakang barikade ini, warga Hayam Wuruk bersiaga menunggu kedatangan anggota Kodam V.
Menurut keterangan sejumlah warga, hari ini para tentara akan kembali mengosongkan rumah. Karena itu mereka kembali melakukan perlawanan.
Akibat aksi ini arus lalu lintas di Jalan Hayam Wuruk ditutup.
Para anggota TNI lantas mengalihkan kendaraan yang melintas dari Jalan Adityawarman menuju Jalan Hayam Wuruk dialihkan ke perempatan Jalan Brawijaya menuju Jalan Gunungsari.
Sedangkan kendaraan Jalan Gunungsari dilarang melewati Jalan Hayam Wuruk dan harus melalui Terminal Joyoboyo.
Meski demikian penutupan jalan ini tak berlangsung lama, sekitar pukul 10.00, jalan Hayam Wuruk kembali dibuka dan pengendara bisa melintas seperti biasanya. Ini dilakukan karena situasi sudah kondusif dan warga yang memprotes sudah membubarkan diri.
Baca tanpa iklan