TRIBUNNEWS.COM TANA PASER - Pabrik Pengolahan Sawit (PKS) Samuntai milik PTPN XIII tak bisa optimal mengolah (Tandan Buah Sawit) TBS petani Kabupaten Paser. Hal ini menurut Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Paser B Siahaan, Rabu (5/9/2012), dikarenakan mesin pengolahan PKS Samuntai mengalami gangguan.
Meski demikian, PTPN XIII tetap konsekuen dengan harga beli yang ditetapkan pemerintah. Sebaliknya, PKS milik perusahaan swasta yang biasanya membeli TBS dengan harga sedikit lebih mahal dari PTPN XIII, justru sekarang membeli dengan harga jauh dari yang ditetapkan pemerintah.
Disamping tidak konsekuen, lanjut Siahaan, PKS milik perusahaan swasta juga tak mematuhi harga beli TBS yang ditetapkan oleh pemerintah. Harga beli TBS yang mereka tentukan bisa berubah setiap hari, meskipun harga beli TBS yang ditetapkan pemerintah berlaku untuk pembelian pada bulan yang berjalan.
"Acuan harga beli TBS mereka bukan harga beli TBS yang ditetapkan pemerintah, tapi mengacu pada harga beli PKS PTPN XIII. Jika PKS PTPN XIII normal dan sanggup menampung buah petani, harganya sedikit mereka naikkan. Sebaliknya, PKS PTPN XIII mengalami gangguan, harga beli mereka turunkan, toh nantinya mau tidak mau akan dijual ke mereka," ucapnya.
Baca Juga :
- Ritual Doa Pencuri Bikin Pemilik Rumah Tertidur Pulas 1 jam lalu
- Kompolnas Selidiki Penangkapan Teroris Di Solo 1 jam lalu
- Atasi Gagal Kementerian Pertanian Siapkan Rp 199 Miliar 1 jam la
Baca tanpa iklan