News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bupati Maros Imbau Warga Tak Terpengaruh Granat

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sebuah granat aktif ditemukan warga di lingkungan Bonto Cabu Kelurahan Maccini Baji Kecamatan Lau, Maros, Senin (10/9/2012) sekitar pukul 22.00 Wita.

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muthmainnah Amri

TRIBUNNEWS.COM, MAROS - Penemuan granat nenas bermerek Penda (Perindustrian Angkatan Darat) dengan kode GT-5P-2 membuat Bupati Maros M Hatta Rahman resah. Ia pun meminta warganya tetap tenang menanggapi isu tersebut.

Menurut Hatta, penemuan bom granat di wilayah itu, belum bisa dijadikan barometer bahwa Maros telah menjadi sasaran atau lokasi tinggal para teroris. Dia menjamin, Maros masih aman dari aksi-aksi teroris.

"Ditemukannya bom granat di wilayah Maros, jangan dijadikan barometer bahwa wilayah kami sudah menjadi incaran para teroris," ungkap Bupati Maros M Hatta Rahman, Rabu (12/9/2012).

Hatta menambahkan, penemuan bom granat aktif itu bisa saja sengaja dijatuhkan oleh pelaku. Karena rutinnya kegiatan razia yang dilakukan polisi di berbagai tempat.

Meski begitu kata ketua DPD PAN Kabupaten Maros ini, pihaknya juga tetap meminta kepada warga untuk tetap waspada dan selalu meningkatkan pengawasan terhadap semua kegiatan yang berpotensi dan mengarah ada kegiatan teroris.

"Kita semua tetap harus waspada dan memerangi teroris. Karena itu kami telah mengimbau semua pihak mulai dari tingkat RT sampai kabupaten untuk terus waspada terhadap segala bentuk kegiatan yang mengarah pada kegiatan teroris. Pemkab juga senantiasa melakukan koordinasi dengan semua pihak terutama jajaran TNI Polri untuk selalu melakukan pemantauan keamanan di wilayah Kabupaten Maros. Semoga Kabupaten Maros ini tidak disusupi oleh teroris," jelasnya.

Dia menjelaskan, selama ini telah dua minggu pihak aparat kepolisian gencar melakukan razia senjata tajam. Kegiatan positif dari polisi itu seharusnya didukung sepenuhnya oleh warga.

Baca Juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini