Laporan Wartawan Tribun Lampung, Dedi Sutomo
TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Gunung Anak Krakatau (GAK) hingga Kamis (13/9/2012) masih berstatus waspada. Para nelayan dan pengunjung masih dilarang untuk mendekati kawasan GAK sejauh 3 hingga 4 kilometer.
Kepala Pos Pantau GAK di Desa Hargo Pancuran Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan, Andi Suardi, kepada Tribun Lampung (Tribun Network), Kamis (13/9/2012) menjelaskan, Rabu (12/9/2012) kemarin pos pantau di Carita Banten, mencatat masih terjadi 11 kali gempa vulkanik dalam, 180 kali gempa vulkanik dangkal dan 45 kali gempa tremor.
"Dan GAK juga mencatat ada 41 hembusan dari arah kawahnya," ungkapnya.
Menurut Andi, pos pemantau GAK di Hargo Pancuran saat ini selalu berkoordinasi dengan pos pantau yang berada di Carita Banten. Pasalnya alat sesmograf yang berada di pos pantau Hargo Pancuran masih belum berfungsi. Sebab alat sesmometer yang terpasang di GAK dan mengalami kerusakan akibat erupsi pada Minggu (2/9/2012) lalu belum diperbaiki.
"Kita masih menunggu perbaikan alat dari pusat. Sejauh ini kita selalu berkoordinasi dengan pos pantau di Carita Banten," tandasnya.
Baca Juga:
- PDAM Tirtanadi Bangun Instalasi Pengolahan Air Mini
- Alat Sesmometer GAK Masih Belum Diperbaiki
- Marianto Tewas Tersambar Petir
- Daftar Nama 4 Korban Tewas Banjir Bandang di Padang
Baca tanpa iklan