News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Empat Bayi Harimau Baru Lahir Di Bonbin Semarang

Editor: Budi Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Taman Margasatwa Semarang, Mangkang, mempunyai empat bayi harimau Benggala hasil perkawinan harimau betina Manis (9) dan Rangga (11)

TRIBUNNEWS.COM SEMARANG, - Taman Margasatwa Semarang, Mangkang, mempunyai empat bayi harimau Benggala hasil perkawinan harimau betina Manis (9) dan Rangga (11). Kebun binatang yang akrab dengan sebutan Bonbin Mangkang itu kini punya sembilan koleksi hewan buas yaitu enam harimau benggala, dua singa dan seekor harimau sumatra.

"Saat melahirkan langsung kami evakuasi, pisahkan langsung dengan bapaknya biar tidak dimakan," kata kepala UPTD Bonbin Mangkang Kusyanto di luar kandang harimau, Rabu (19/9) siang.

Kusyanto bercerita, pertama kali mengetahui kelahiran pada Selasa (18/9) sekitar pukul 11.00. Saat itu pawang harimau langsung memisahkan induk betina dan jantan. Lalu pada sore dan malam, Manis melahirkan dua bayi harimau lagi.

Ia mengatakan, kelahiran empat bayi harimau itu merupakan hasil dari perkawinan Manis dan Rangga pada 18 Juni lalu. Setelah tiga bulan tepat, mereka lahir. Diketahui dua jantan sedangkan sisanya belum diketahui jenis kelaminnya.

"Rencananya kami pelihara dan kalau sudah besar mungkin bisa tukar menukar satwa dengan kebun binatang lain," harap Kusyanto.

Untuk makanannya, pihaknya masih mengandalkan ASI dari induknya. Sedangkan untuk pemenuhan makanan, sama seperti hari biasa yaitu empat kilogram hingga lima kilogram daging sapi maupun ayam.

Untuk biaya makan harimau paling tidak, per hari pihaknya membutuhkan Rp 200 ribu per ekor. Dengan tambahan empat harimau baru bisa dipastikan biaya konsumsi meningkat.

"Kami akan mengajukan ke pemkot. Biasanya per tahun kami mendapat Rp 500 juta untuk konsumsi binatang di sini ," katanya. (bbb)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini