News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Nyamar Polisi, Truk Beras Dirampok

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM, LAMONGAN – Hati – hati dengan modus perampokan. Di Lamongan, seorang sopir truk Wagito (37) asal Desa Sekarbagus Kecamatan Sugio,  terkecoh dengan ulah sekitar 7 perampok yang satu diantaranya menyaru sebagai petugas lantas berpakaian seragam lengkap dengan menumpang Toyota Avanza.

Truk nopol S 8806 UK bermuatan 8 ton beras dibawa kabur pelaku saat
dalam perjalanan di jalan raya Kedungsoko Mantup dan korban dibuang di tengah sawah, Desa Kotes Gandungsari Blitar.
Korban ditolong warga setelah tadi malam dijemput keluarganya di Blitar.

Menurut pengakuan korban, Selasa pagi dini hari ia berangkat mengendarai truk bermuatan beras disetor menuju Malang. Dalam perjalanan ia tidak mempunyai firasat jelek apapun.

Sesampai di jala raya Kedungsoko Mantup arah Mojokerto, tiba – tiba ia dipepet kendaraan Toyota Avanza warna silver yang ditumpangi sekitar tujuh orang dan salah satunya berpakaian lengkap polri
dari salah satu unit yakni Lantas.

Berhasil memepet truk korban, satu orang yang diduga polisi gadungan dengan menggunakan lampu lantas itu memberi kode untuk menepi. Merasa petugas Lantas yang sedang bertugas, karuan saja korban harus menepikan kendaraannya. Ketika menepi, Wagito dan Budiono keneknya langsung diseret turun oleh 6 oang teman pelaku dan ditodong dengan senjata api.

Korban kemudian dipukul kepalanya dengan gagang senpi, dan berlanjut dilakban matanya. Setelahnya, korban dinaikkan ke atas mobil Avanza milik pelaku dengan kondisi dilakban matanya, termasuk keneknya, Budiono (45) diperlakukan sama.

Kedua korban tak mengetahui dimana ia disekap selanjutnya. Yang pasti, menurut Wagito, ia disekap bersama Budiono dalam sebuah rumah hingga sekitar 15 jam dan dibuang di perwasahan. Korban ditemukan warga yang hendak pergi ke sawah. Dan korban berlanjut melaporkan kejadian yang dialaminya.

Kasubag Humas Polres Lamongan, AKP Muhammad Umar Dhami membenarkan kejadian yang dialami korba.

“Kita masih mengembangkan penyelidikan,”katanya singkat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini