News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pelajar SMP Diminta Deskripsikan Miyabi

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Foto bintang porno Miyabi dalam buku lembar kerja siswa (LKS) SMP di Mojokerto.

TRIBUNNEWS.COM,MOJOKERTO-Heboh LKS pelajar kelas 3 SMP Kota Mojokerto bergambar Maria Ozawa alias Miyabi menggembarkan Mojokerto. Dalam buku LKS terbitan CV Sinar Mulia ini, para pelajar diminta untuk mendiskripsikan (menggambarkan) siapa sosok artis bintang film porno asal Jepang itu.

Pada Bab 2 Could You Report It? di task 6, siswa diminta untuk mengetahui gambar yang disajikan dalam soal.

Ini tampak pada contoh soal isian pada gambar Humster yang berada dideretan atas.
Pada contoh itu dituliskan;

X: Do you know this animal?
Y: Yes, it is a hamster
X: What do you think about it
Y: How beautiful it is
"Dengan begitu, siswa diminta untuk mengetahui siapa Miyabi ini," ujar Iwud Widiantoro, aktivis LSM Aliansi Masyarakat Peduli Mojokerto (AMPM).

Menurut dia, bisa jadi siswa yang semula tak tahu akan mengetahui siapa sosok Miyabi. Selain itu, lanjut dia, karena usia pelajar siswa kelas 3 SMP ini merupakan usia yang rawan, bakal menimbulkan keingintahuan siswa terhadap sosok Miyabi ini.

"Kalau sudah begitu, maka dia akan mencari diinternet. Bisa-bisa yang muncul juga gambar-gambar Miyabi dalam pose seronok. Ini yang semestinya jadi pertimbangan," kata Iwud.

Dia menyayangkan karena dalam buku LKS The Bell terbitan CV Sinar Mulia yang disusun Tim Penyusun Musyawarah Guru Bahasa Inggris SMP ini, banyak berisikan gambar-gambar artis.

"Buku LKS ini kayak majalah infotainment saja, berisikan foto-foto artis. Seharusnya kan foto tokoh penting atau pakai karikatur yang mendidik," ujarnya.

Seperti diberitakan, buku LKS yang disusun Giyono, Sumantri, Moh. Jalil, dengan penelaah Muhyidin ini menghebohkan warga Mojokerto. Karena dalam buku LKS itu terpampang gambar Miyabi, artis porno asal Jepang. Para wali muridpun meminta buku LKS ini segera ditarik.
"Kalau tidak segera ditarik, kita khawatir gambar itu akan merusak moral para siswa," ujar salah seorang wali murid asal kelurahan Meri, Kamis (20/9/2012).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini