News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

60 Persen Guru di Bungo Masih Gaptek

Editor: Budi Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sejumlah guru mengikuti Uji Kompetensi Guru SMP di Laboratorium Komputer SMA Rex Mundi, Manado, Sulawesi Utara, Rabu (1/8/2012). Dari sekitar 14.998 guru yang ada di Sulawesi Utara, sebanyak 520 guru Kota Manado mengikuti Uji Kompetensi mulai dari guru TK, SD, SMP, SMK, dan SMA. (TRIBUN MANADO/RIZKY ADRIANSYAH)

60 Persen Guru di Bungo Masih Gaptek

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Heru Pitra

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Ternyata sampai saat ini masih banyak guru di Kabupaten Bungo yang tidak bisa mengoperasikan teknologi komputer alias gagap teknologi.

Hal ini sendiri diakui Kepala Dinas Pendidikan Bungo Mursidi, Kamis (11/10). Makanya ia mengimbau pada para guru untuk bisa menguasai berbagai teknologi zaman sekarang.

Mursidi mengungkapkan, dari 4000 pahlawan tanpa tanda jasa di Bumi Langkah Serentak Limbai Seayun, hampir separuh guru tidak menguasai teknologi.

"Harus kita akui, guru-guru di Bungo masih banyak yang tidak bisa mengoperasikan laptop atapun bermain internet. Persentase itu hampir 60 persen," katanya.

Banyaknya guru yang tidak masih gaptek itu, salah satunya dapat dibuktikan dengan pelaksanaan ujian kompetisi guru (UKG) yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. Mursidi mengatakan, mayoroitas peserta UKG tidak tahu dengan teknologi.

Ia menuturkan, guru yang gaptek akan teknologi tersebut tidak hanya berasal dari daerah yang jauh dari pusat kota Muara Bungo. Jika guru-guru di daerah terpencil masih gaptek, itu bisa dimaklumi karena akses teknologi belum merata. Namun sangat disayangkan jika guru-guru yang gaptek itu bertugas diseputar pusat kota Muara Bungo.

Apa solusi untuk mengatasinya, Mursidi mengatakan, sementara ini pihaknya hanya menganjurkan agar guru-guru bisa lebih keratif dan menyadari kekurangan mereka.

"Jika mereka menyadari kekurangan, maka mereka akan belajar dengan sendirinya. Zaman sekarang harus diakui guru telah banyak ketinggalan perkembangan teknologi ketimbang para murid," tegasnya.

Baca   Juga  :

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini