News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Hewan Kurban Harus Berlabel Kesehatan

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang pekerja memeriksa kesehatan domba satu per satu yang dijual di Depot Hewan Kurban Tamansari dibawah jalan layang Paspati, Balubur, Kota Bandung, Selasa (16/10/2012). Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan) Kota Bandung telah menyiapkan 30 ribu kalung bertanda Sehat dan Layak bagi hewan kurban yang sehat untuk dijual pedagang guna kebutuhan Idul Adha 2012 mendatang. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - Bagi masyarakat Jambi yang hendak membeli hewan kurban, diharapkan membeli hewan yang memiliki label kesehatan dari pemerintah.

Ketua Komisi B DPRD Kota Jambi, Junaedi saat meninjau tempat penangkaran sapi di daerah Talang Bakung, Jambi Selatan, Rabu (17/10/2012) mengatakan, jika hewan tersebut tidak memiliki label, ia khawatir akan terjadi pembelian hewan kurban yang tak layak untuk dijadikan hewan kurban.

"Hewan kurban harus benar-benar sehat dan bebas dari penyakit. Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan kepada masyarakat untuk melakukan pembelian hewan kurban yang berlabel," ungkapnya.

Untuk kesehatan hewan kurban di Kota Jambi, baik itu yang dikelola pemerintah provinsi maupun pemerintah kota, hari ini Kamis (18/10/2012) petugas dari dinas kesehatan peternakan akan melakukan pengecekan kesehatan kepada hewan kurban.

"Besok pagi dinkes peternakan akan turun ke lapangan, mereka akan mengecek semua kesehatan hewan yang akan dilakukan untuk kurban ini," katanya.

Diungkapkannya, pada tahun ini, permintaan hewan kurban di Kota Jambi jauh lebih meningkat dibanding tahun sebelumnya. Pada tahun lalu pemerintah hanya menyediakan 800 sapi, namun tahun ini kebutuhan hewan kurban mencapai 1.300 ekor. Tingginya angka permintaan tersebut, pihak pemerintah melalui dinas peternakan dan mitra kerjanya terus melakukan penambahan hewan tersebut.

"Saat ini hewan kurban kita baru mencapai 600 ekor, namun untuk memenuhi kebutuhan itu, pihak terkait terus berupaya. Dan mudah-mudahan kebutuhan itu terpenuhi," ungkapnya. (zak)

Baca Juga:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini