TRIBUNNEWS.COM,MAKASSAR--Mantan Wakil Presiden (Wapres) RI, HM Jusuf Kalla (JK) ikut prihatin dengan insiden bom yang ditujukan kepada Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat mengikuti gerak jalan sehat, Minggu (11/11) di depan Monumen Mandala.
"Pak JK sudah telepon bapak (Syahrul). Beliau (JK) menyampaikan keprihatinannya, dan meminta Syahrul tidak goyah dan tetap tegar menghadapi ini semua," kata Kepala Bagian Protokol Pemprov Sulsel D Khaddafi, Senin (12/11) di Makassar.
Menurutnya, seperti harapan Syahrul dan harapan kita semua, JK mengharapkan pihak kepolisian bisa mengungkap tuntas kasus ini.
Selain JK, Khaddafi yang tak lain adalah ponakan SYL ini menambahkan bahwa hampir seluruh gubernur se-Indonesia ikut menyampaikan rasa kerprihatinanya terhadap rencana pembunuhan yang ditujukan kepada Syahrul.
"Ya seluruh gubernur sudah memberikan ucapan keprihatinan dan menanyakan kondisi pak Gub melalui telepon. Ya, maklumlah, pak gub kan Ketua APPSI atau komandannya seluruh gubernur di Indonesia, jadi tiap gubernur pasti menelpon beliau," kata Khaddafi.
Selain para gubernur, lanjutnya, ada juga sejumlah menteri yang ikut menyampaikan rasa keprihatinannya dan ikut mengutuk upaya pembunuhan terhadap Syahrul tersebut.
Jusuf Kalla Telepon Syahrul Yasin Limpo
Editor: Rachmat Hidayat
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan