TRIBUNNEWS.COM,NGAWI - Kecelekaan beruntun kembali terjadi di jalur tikungan S di jalan raya Ngawi - Solo, tepatnya di Desa Banjarejo, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Kamis (16/11/2012) malam.
Diduga, kecelakaan itu disebabkan rem truk mengalami oleng hingga menabrak 2 bus di depannya dan sebuah mobil panther.
Kasus kecelakaan ini, hanya berselang sekitar 6 jam setelah tabrakan beruntun antara mobil Waka Polsek Mantingan, Iptu Nyaman dengan 2 truk di lokasi yang sama.
Namun, dalam kecelakaan yang kedua kali dalam sehari itu, Bus Rosalia Indah tak diketahui identitas sopirnya itu karena melarikan diri.
Sedangkan kendaraan lain yang terlibat kecelakaan beruntun itu adalah Bus Cepat Eka bernopol S 7113 US yang dikemudikan Tarmuji (45) warga Desa Kepanjen, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk yang mengangkut sebanyak 25 penumpang.
Truk tronton bernopol B 9487 BY yang mengangkut asbes dari Malang menuju Cilacap yang disopiri Sutardi (53) warga Desa/Kecamatan Gadang, Malang, serta sebuah mobil Isuzu Panther bernopol AD 8664 SF yang dikemudikan Mantono (41) warga Pasar Kliwon, Surakarta, Jawa Tengah.
Awalnya, saat itu jalur Ngawi - Solo masih dalam kondisi macet dan kendaraan padat merayap karena ada truk tronton bernopol N 8652 UR pengangkut pupuk yang diderek petugas karena terperosok ke sungai setelah kecelakaan beruntun dengan mobil Waka Polsek Mantingan Nissan Grand Livina bernopol AE 1545 JI siang harinya.
Saat jalur padat merayap itu, tabrakan beruntun terjadi antara 4 kendaraan yang kesemuanya berasal dari arah timur (Ngawi).
Informasinya, barisan paling depan bus Rosalia Indah, dibelakangnya ada panther, dibelakangnya lagi ada bus Eka cepat, dan dibelakangnya lagi ada truk tronton yang tiba - tiba nyelonong menabrak bus Eka.
Seluruh kendaraan mengalami ringsek di bagian depan dan belakang. Namun bus Rosalia Indah justru melarikan diri sehingga di lokasi kejadian hanya ada 3 kendaraan.
Kanit Laka Lantas Polres Ngawi, Ipda Miftakhudin mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan beruntun kedua kalinya itu disebabkan karena pengemudi tronton yang kurang berhati-hati saat kondisi jalur antar propinsi itu macet karena ada proses penderekan truk pengangkut pupuk.
Selain itu, berdasarkan hasil pemeriksaan sopir dan saksi, diduga rem truk itu blong sehingga menabrak kendaraan didepannya karena laju truk tak bisa dikendalikan.
"Karena tabrakan beruntun tak bisa dihindarkan karena semua kendaraan dalam jarak yang dekat. Namun kami mendalami penyelidikan kasus kecelaan ini, karena selama sehari ada 2 kasus kejadian di lokasi yang sama yakni jalur menikung S ini," terangnya kepada Surya Online (tribunnews group), Kamis (15/11) malam.
Rem Blong, Truk Tabrak 2 Bus dan Panther
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan