Laporan Wartawan Tribun Timur /Yasdin
TRIBUNNEWS.COM MAKASSAR, - Juru Bicara pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Andi Rudiyanto Asapa dan Andi Nawir Pasinringi (Garuda-Na) mendesak semua elemen yang terlibat pada kejadian putusnya jembatan gantung di Luwu Timur, Rabu (5/12/2012) ikut bertanggungjawab.
Nasrullah mengatakan, insiden tersebut semestinya tidak digiring ke ranah politik karena menyangkut kemanusiaan. Putusnya jembatan di Luwu Timur mengakibatkan seorang bocah, Muh Yasin (5) tewas dan puluhan warga dinyatakan hilang.
Nasrullah berharap, jika kegiatan tersebut dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur maka bupati harus bertanggungjawab. Jika dilaksanakan oleh kandidat, maka dia pun harus bertanggungjawab.
Oleh karena itu, dia juga meminta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) untuk jeli kejadian tersebut. " Kalau diadakan tim sukses panwas harus bertindak.
Kalau acara pemda, kenapa ada kata komandan. Sejak kapan gubernur Sulsel digelari komandan," kata Nasrullah di Kantor DPD I Gerindra, Jl Sam Ratulangi, Makassar, Kamis (6/12/2012).
Baca Juga :
- Ada 400 Ribu Warga Surabaya Abal-Abal 14 menit lalu
- Dewan Bintek, KUA PPAS Belum Dibahas 18 menit lalu
- UMK Kabupaten Nunukan Rp1.765.000 26 menit lalu
Baca tanpa iklan