Laporan dari Hanif manshuri wartawan surya
TRIBUNNEWS.COM,LAMONGAN – Pulang ngantor, Sunaryo (46) Kaut Kamtibmas Desa Plosowahyu Lamongan tewas seketika ditabrak kereta api disel (KRD) di perlintasan tanpa
palang pintu, Dusun Plalangan Desa Plosowahyu, Selasa (18/12/2012) sekitar pukul 14.30 WIB.
Korban terlempar hingga radius 8 meter dari TKP hingga mengalami luka yang cupuk parah di bagian kepala dan sekujut tubunya. Sepeda motor Honda Win nopol S 4179 JP yang dikendarainya juga hancur tak berbentuk. Korban ditabrak KA yang dari arah Barat tujuan Subaraya.
Menurut Saksi mata, Kamto menuturkan, korban yang baru pulang dari kantor hendak pulang ke rumahnya di Desa Plosowahyu RT 03/ RW 04. Ketika hendak melintas di perlintasaan kereta api, korban seolah tidak memperhatikan jika ada kereta api yang sedang meluncur dari arah Barat.
“Waktu korban melintas tepat di tengah rel, tersambar KRD yang melaju kencang,”kata Kamto.
Padahal sejumlah warga yang dekat dengan perlintasan sudah mengingatkan akan adanya KA yang datang dari Barat. Tapi korban tidak memperdulikan hingga akhirnya tertabrak dan terlempar jauh. Korban tewas seketika dan dievakuasi untuk dirujuk ke RS Muhammadiyah Lamongan, jalan Jaksa Agung Suprapto.
Meski TKP dekat dengan Terminal Lamongan dan jalan raya Lamongan – Babat tidak sampai menimbulkan kemacetan arus lalu lintas.
Baca tanpa iklan