Laporan Wartawan Tribun Kaltim: Sarassani
TRIBUNNEWS.COM TANA PASER - Jalur dua Kilometer (Km) 5 Jalan Kusuma Bangsa Tana Paser merupakan salah satu kawasan yang rawan laka lantas. Apalagi baru-baru ini terjadi laka lantas yang merengut nyawa dua anak usia remaja, bahkan sekitar pukul 18.00, Senin (7/1/2013), dua unit sepeda motor baku seruduk.
"Sepeda motor pertama dari arah Kuaro-Grogot, sepeda motor kedua dari Grogot mau masuk ke rumah sakit baru, pas jalan masuk rumah sakit kedua sepeda motor itu beradu. Akibatnya, kedua korban harus dilarikan ke rumah sakit, cederanya tidak parah, sepertinya hanya cedera kepala ringan," kata Kasat Lantas AKP A Recky Robertho, Selasa (8/1/2013).
Untuk laka yang dialami anak remaja itu terjadi pada hari Sabu (5/1/2013) lalu. "Itu laka tunggal, dia dibonceng oleh temannya, dan temannya itu juga meninggal dunia. Dengan peristiwa-peristiwa yang memprihatinkan ini, hendaknya menjadi perhatian kita bersama, apa yang perlu kita kaji ulang disana," ucapnya.
Berdasarkan pengamatannya, lanjut Recky, warna marka jalan dan pembatas jalan sudah banyak yang pudar. Rambu lalu lintas memang sudah ada, seperti rambu dilarang memutar arah, tetapi untuk rambu yang memperingatkan orang untuk berhati-hati masih belum ada.
Dan dengan badan jalan yang lebar dan mulus, orang dengan leluasa memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Untuk mengingatkan mereka agar mengurangi kecepatannya, badan jalan perlu dikasih pita kejut, kalau perlu setiap lajur jalan dikasih mata kucing untuk mendukung warna marka jalan yang mulai pudar tersebut.
"Ini dari sudut padang kajian lalu lintas saya untuk meminimalisir terjadinya laka lantas di kawasan itu, sebab laka lantas sering terjadi karena tidak hati-hati. Jadi, saya sarankan SKPD terkait untuk memasang rambu peringatan dan mengasih pita kejut dan mata kucing, kalau bisa mata kucingnya dari Km 5 sampai Km 1," pintanya.
Baca Juga :
- PLBL Belum Layani Pelayaran Tawau-Nunukan 10 menit lalu
- Suratmi Bersyukur Rumahnya Selamat 20 menit lalu
- 6 Penyetrum Ikan Digelandang ke Kantor Polisi 21 menit lalu
Baca tanpa iklan