Laporan Wartawan Tribun Medan, Adol Frian Rumaijuk
TRIBUNNEWS.COM, PEMATANGSIANTAR - Keberadaan pedagang di sekitar Pasar Dwikora (Parluasan) Kota Pematangsiantar yang semakin melebar ke badan jalan mengakibatkan kemacetan di sejumlah akses jalan di sekitar pasar.
Diantaranya adalah Jl Patuan Nagari, yang kian hari, kian bertambah pedagang yang berjualan di badan jalan. Bahkan pedagang nyaris menggelar lapak dagangannya ke garis tengah jalan.
Sehingga para pengunjung turut menambah kegaduhan saat memarkirkan kendaraan di sebelah lapak pedagang.
Luas badan jalan semakin sempit, ditambah becak barang para pedagang yang sengaja diparkirkan di sebelah lapak dagangannya. Kondisi ini semakin bertambah parah kian hari. Hingga kini belum ada perhatian dari pemerintah setempat untuk memberikan penataan yang lebih baik.
Pantauan Tribun Medan (Tribunnews Network), Rabu (9/1/2013), Jl Patuan Nagari macet, dan hal ini sudah terjadi setiap harinya. Tidak terlihat pengamanan dari petugas kepolisian atau dinas pasar, bahkan dinas perhubungan.
Pengguna jalan kerap saling maki ketika kemacetan membludak. Dan kendaraan nyaris senggolan satu sama lain. Saling menyalip menjadi kebudayaan saat melalui jalan ini.
"Beginilah kalau tidak ada peran pemerintah ini. Kita bayar pajak, tapi beginilah kita harus repot sendiri terus," ujar pria berkaos putih yang tengah mengendarai mobil pribadi melintas di daerah itu.
Baca tanpa iklan