News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Heryawan Perintahkan Pengobatan Korban Banjir Gratis

Editor: Budi Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Calon Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan/Deddy Mizwar, Sabtu (1/12/2012) meluncurkan logo kampanyenya, yaitu kancing merah yang diikat dengan benang putih, yang dinamai Kancing Beureum. Kancing Beureum berwarna merah, berlubang empat, dan diikat dengan benang warna putih.

TRIBUNNEWS.COM KARAWANG,- Rapat tanggap darurat banjir para bupati/wali kota yang dipimpin Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Karawang, Senin (21/1/2013) siang, menghasil keputusan penting. Salah satunya, Heryawan menginstruksikan agar seluruh korban banjir yang dirawat inap di rumah sakit di beberapa kabupaten/kota se-Jabar, digratiskan. Begitu pula kebutuhan obat-obatan bagi korban yang cukup dirawat di pengungsian.

Rapat banjir yang digelar di Kantor Bupati Karawang diikuti Pemkot Bekasi, Pemkab Bekasi, Pemkab Karawang, Pemkab Purwakarta, dan Pemkab Subang. Usai mendengar laporan penyebab banjir yang terjadi akhir pekan lalu, selain upaya mitigasi bencana dan antisipasi banjir susulan, Gubernur menegaskan pula sejumlah instruksi darurat.

Gubernur Heryawan menandaskan, langkah yang harus dilakukan jajaran pemerintahan sekarang yakni memastikan penanganan pengungsi berjalan baik. Sementara pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) pada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) diminta agar secepat mungkin memperbaiki tiga tanggul sungai yang jebol.

"Saya minta agar seluruh korban yang opname digratiskan, termasuk yang tidak punya Jamkesmas. Jangan sampai ada seorangpun korban banjir yang pengobatannya tidak memadai," tandas Aher, sapaan Heryawan, yang didampingi Bupati Karawang Ade Swara.

Aher juga menginstruksikan kepada para bupati/walikota yang wilayahnya dilanda banjir dahsyat agar seksama dalam melakukan mitigasi bencana. Penanganan pengungsi, katanya, harus tepat. Bantuan makanan harus benar-benar terjaga kebersihan dan gizinya. "Pasokan air bersih juga perlu segera dicukupkan," tambah Aher.

Jumlah pengungsi koran banjir di Kota Bekasi, Kab. Bekasi, Kab. Karawang, dan Kab. Subang mencapai ratusan ribu orang. Di Karawang saja, yang hamparan banjirnya terluas (32 kecamatan), jumlah pengungsinya
102.651 orang.

Masih dalam rapat tanggap darurat banjir, Gubernur Heryawan mengatakan Pemprov Jabar akan menyalurkan bantuan perbaikan rumah bagi korban yang kediamannya rusak berat. Namun, para bupati/walikota juga diminta juga membantu warganya yang rumahnya hancur akibat diterjang bah.

"Mari kita pastikan seluruh bentuk penanganan pasca banjir berjalan baik, sehingga kehidupan seluruh korban banjir segera pulih," pinta Aher.

Gubernur Heryawan dalam tiga hari terakhir memantau langsung sejumlah titik parah bencana banjir di wilayahnya. Dia hendak memastikan penanganan pasca banjir berjalan cepat dan tepat. (*)

Baca   Juga  :

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini