News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Retailer Kesulitan Pasokan Buah

Editor: Budi Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pengunjung memilih buah jeruk lokal di Pasar Kosambi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Selasa (26/6). Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar menegaskan pembatasan impor holtikultura termasuk buah-buahan membuka peluang bagi pelaku lokal untuk meningkatkan produksinya. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Laporan Wartawan Tribun Timur / Hajrah

TRIBUNNEWS.COM  MAKASSAR -- Industri Retailer menganggap kebijakan pembatasan buah impor masih jadi menjadi hal yang dilematis.

Hal tersebut diungkapkan Store Manager Carrefour Panakukkang Squere,  Albert Sarungallo, menurutnya buah impor masih menjadi kebutuhan masyarakat.

Kata Albert beberapa buah lokal masih stagnan terdistribusi ke Carrefour seperti misalnya Alpukat, Nenas, Srikaya, hingga Semangka. Namun yang justru banyak diminati konsumen kita adalah buah-buah impor yang belum banyak didistribusikan petani lokal kita seperti apel, lengkeng dan anggur.

"Kebijakan ini masih dinilai bukan menjadi hal yang solutif ditengah banyaknya permintaan masyarakat, apalagi dengan kondisi cuaca ekstrim saat ini di Sulsel dan beberapa daerah di Indonesia membuat petani buah lokal kita banyak gagal panen sehingga distribusi tentunya terhambat, atau kita masih kesulitan pasokan buah, sedangkan permintaan terus berdatangan dari konsumen, akibat dari ini tentu dipastikan bisa memicu kenaikan harga-harga dari buah-buahan lokal kita," tuturnya di Makassar, Rabu (30/1/2013).

Baca  Juga  :

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini