TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Kasus meninggalnya Neli Soleh Hasti akibat kerusakan jalan dan penerangan jalan di Jalan Peta, Bandung, belum lama ini, ternyata masih berbuntut. Himpunan Lembaga Konsumen Indonesia (HLKI) dan LBH Konsumen mengadukan kasus ini ke BPK dan KPK.
HLKI sudah menerima surat penjelasan dari Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung, No 671/059-DBMP dan No. 620/060-DBMP perihal jalan yang rusak tersebut. Intinya perbaikan belum dilakukan karena minimnya anggaran. Namun demikian, HLKI sangat menyayangkan dan kecewa dengan penjelasan tersebut.
Sebelumnya, HLKI sudah mengadukan Wali Kota Bandung Dada Rosada, Pemkot Bandung, dan DPRD Kota Bandung ke lembaga ombudsman. Mereka juga mengadukan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Pemprov Jabar, dan DPRD Jabar.
"Yang jadi masalah sekarang itu justru, apakah dengan demikian pencegahan kematian atau kecelakaan orang di jalan harus menunggu anggaran tahun depan? Kami segera kirim surat, minta BPK untuk memeriksa Bina Marga dan Pengairan. Koordinasi juga dengan KPK, dugaan adanya indikasi korupsi perihal anggaran ini," ujar Ketua HLKI, Firman Turmantara kepada Tribun, Minggu (3/2/2013).
HLKI pun menyiapkan tuntutan pidana, perdata dan Tata Usaha Negara (TUN). Lebih dari itu, HLKI menyiapkan 'legal standing' dan 'class action'.
"Setiap konsumen, setiap bulanya dipungut pajak dan PPJU. Selain Bina Marga dan PLN, HLKI juga minta pertanggungjawaban Wali Kota Bandung Dada Rosada, Pemkot, dan DPRD Kota Bandung, termasuk Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Pemprov Jabar, dan DPRD Jabar," kata Firman.
Neli meninggal karena kecelakaan di Jalan Peta, Kamis (3/1/2013) lalu. Neli yang saat itu mengendarai sepeda motor terjatuh karena sepeda motornya melintas di atas jalan yang berlubang. Neli tertimpa motor kemudian meninggal. Neli merupakan warga Situ Aksan. (Tribun Jabar/Dicky Fadiar)
Baca juga:
- Warga Lembang Tolak Mal Dekat Pasar Tradisional
- Gubernur Baru Harus Paham Ekonomi
- SK Jadwal Kampanye Pilkada Jabar Membingungkan
- Tiga Kecamatan Paling Rawan Jelang Pilgub
Baca tanpa iklan