News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilihan Gubernur Jabar

Rieke Siap Jadi Ibu Warga Miskin

Editor: Budi Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Calon Gubernur Jabar Rieke Dyah Pitaloka menunjukan kartu Jabar Bangkit saat memberikan keterangan pada wartawan dalam acara kosolidasi pemenangan pasangan Rieke-Teten, di Kantor DPP PDIP Jakarta, Senin (4/2/2013). Pasangan Rieke-Teten yang diusung PDIP akan bertarung dalam Pilkada Jabar pada 24 Februari mendatang. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM CIREBON, Calon gubernur (cagub) Jawa Barat (Jabar), Rieke Diah Pitaloka, menyatakan siap menjadi ibu orang-orang tak mampu di Jabar.

"Saya siap mengangkat anak-anak dari keluarga miskin untuk menjadi anak-anak Provinsi Jawa Barat. Saya menjadi ibu mereka," ujarnya ketika berkampanye di Lapangan Kubang Gunung, Desa Pabedilan, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Minggu (10/2/2013) sore.

Dia pun memperkenalkan kartu Jabar bangkit sebagai bagian dari program kerja bersama calon wakilnya, Teten Masduki. Anggota DPR RI asal PDIP itu menjanjikan, melalui kartu itu warga miskin bisa berobat di rumah-rumah sakit gratis.

Selain itu, dengan kartu yang sama, anak-anak dari keluarga miskin bisa bersekolah hingga ke perguruan tinggi. Rieke pun melontarkan janji menyediakan balai latihan kerja yang bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan. "Nanti, tak harus bayar untuk bisa mendapatkan pekerjaan," katanya.

Rieke yang berbalut terusan panjang hitam itu, mengingatkan agar warga tidak mudah terbujuk karena politik uang. "Jika ada serangan wajar, bisa terima uangnya atau barangnya tapi jangan pilih orangnya. Calon yang banyak mengeluarkan uang, ketika terpilih pasti berusaha mendapatkan modalnya plus bunganya," ujarnya.

Satu-satunya cagub perempuan itu berjanji untuk tidak mempraktekkan politik uang. Sebelumnya, di Pasar Karang Ampel, Kabupaten Indramayu, Rieke berjanji mempertahankan pasar tradisional tak tergusur adanya mall.

Pada akhir kampanyenya, ia meminta agar semua warga terlibat mengawasi tempat pemungutan suara (TPS). "Jika ada yang berbuat curang, cepat laporkan," katanya. Rieke tiba di Desa Pabedilan sekitar pukul 15.30. Para pendukung duet Rieke-Teten menanti di sekitar lokasi kampanye satu jam sebelumnya. (tom)

Baca   Juga   :

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini