News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Megawati Dapat Gelar Ibu Pelindung Orangutan

Editor: Budi Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mantan Presiden RI, yang juga Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Megawati Soekarno Putri, berpidato dalam acara peringatan Hari Kartini PDIP, di Jakarta, Sabtu (21/4/2012). Dalam pidatonya Megawati menyinggung tentang peranan perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

TRIBUNNEWS.COM  PALANGKARAYA, - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (13/02/2013) siang menobatkan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri, sebagai Ibu Pelindung Orangutan.

Gelar tersebut diberikan bersamaan dengan pelepasliaran 20 Orangutan Kalimantan (Pongo Pygmeus) di kawasan Hutan Lindung Bukit Batikap, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.

Pelepasliaran 20 orangutan hasil reintroduksi Yayasan Borneo Orangutan Survival ini dilakukan pertama kali untuk tahun 2013. Sementara pada tahun lalu telah dilepasliarkan 44 orangutan yang kini mampu bertahan hidup di kawasan hutan lindung tersebut.

Gubernur Kalimantan Tengah, Teras Narang menilai perlu langkah strategis dan berkelanjutan untuk menghindari kepunahan Orangutan. Salah satunya dengan mengajak berbagai pihak untuk peduli, mengingat peran Orangutan dalam menjaga ekosistem hutan sangat vital.

"kehadiran ibu (Megawati) menampakkan kepedulian beliau terhadap masalah Orangutan dan yang paling penting tentang pelestarian hutan. Maka atas nama Pemerintah Provinsi mengajukan agar berkenan sebagai Ibu Pelindung Orangutan," ujar Teras Narang.

Yayasan BOS saat ini masih melakukan proses reintroduksi terhadap 620 Orangutan di Kalimantan Tengah dan 200 di Kalimantan Timur yang akan dilepasliarkan secara bertahap hingga tahun 2015 mendatang. Populasi Orangutan Kalimantan kini diprediksi hanya berkisar 30.000 saja. 

Baca  juga  :

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini