News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Korban Lapindo : Pidoto SBY Cuma Pencitraan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Warga yang tergabung dalam Korban Lumpur Menggugat (KLM)) melakukan aksi teaterikal yang menggambarkan penderitaan warga korban lumpur pada peringatan enam tahun semburan Lumpur Lapindo di Kecamatan Porong, Sidoarjo, Selasa (29/5/2012). Momentum tersebut dimanfaatkan warga untuk meminta pemerintah lebih tegas dalam penanganan korban lumpur khususnya masalah penggantian ganti rugi yang hingga kini belum selesai. (KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA)

Laporan dari Irwan syairwan wartawan surya

TRIBUNNEWS.COM,SIDOARJO – Pitanto, warga korban lumpur Lapindo, menanggapi dingin pernyataan Presiden Susilo Bambang Yodhuyono (SBY) yang meminta pihak Lapindo segera melunasi korban lumpur Peta Area Terdampak (PAT).

Pitanto yang warga Renoknongo ini menilai pernyataan SBY itu hanya pencitraan saja.

“Yang kami inginkan bukan cuma arahan saja, tapi sikap aktif pemerintah,” kata Pitanto kepada Surya online, Jumat (15/2/2013).

Pitanto yang juga korlap korban lumpur Pager Rekontrak Renoknongo ini menginginkan pemerintah harusnya memberi pinjaman dana ke PT Minarak Lapindo Jaya (MLJ) untuk melunasi daerah PAT.

“Atau setidaknya surat rekomendasi ke bank supaya MLJ bisa diberi pinjaman,” sambungnya.

Menurut Pitanto, pemerintah terkesan diskriminatif karena untuk wilayah di luar PAT sudah dillunasi melalui Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS).

“Kenapa bukan yang di dalam PAT dulu yang diluniasi? Ini ada apa?,” ujarnya.

Pitanto mengungkapkan warga yang berada di PAT sudah menekan pemerintah melalui Kementrian Pekerjaan Umum, tapi tidak ada tanggapan.

“Makanya saya bilang SBY cuma pencitraan saja. Cuma menyuruh, tanpa aksi apapa,” tutupnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini