News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pakar ITS: Kabel Tembaga Suramadu Laris di Pasaran

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jembatan Suramadu, Surabaya, dan Empire State Building di New York, Amerika Serikat (AS).

Laporan dari Mujib Anwar wartawan surya

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA – Pakar Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Prof Ashari ikut mengomentari pencurian kabel main power Jembatan Suramadu karena alasan nilai ekonomis kabel.

Menurutnya, bisa jadi salah satu alasan yang mendasari orang nekad mencuri kabel di Jembatan Suramadu sehingga menyebabkan lampu jembatan sisi Surabaya selama sebulan lebih padam, karena tertarik dengan harganya yang mahal.

“Di pasaran kabel isi tembaga yang ampernya besar memang sangat laris manis di pasaran. Harganya bisa ratusan ribu sampai jutaan rupiah,” ujarnya, kepada Surya (tribunnews group), Kamis (14/2/2013).

Terkait lampu yang lampu, penyebabnya, kata Ashari bisa karena konduktor atau kabel tidak ada dan konduktor ada, tapi saklar tidak aktif karena sengaja diambil atau dirusak. Untuk memperbaikinya, menurut Ashari cukup mudah, apalagi jika penyebab teknisnya sudah diketahui.

“Pokoknya selama material ada dan siap, perbaikan kabel bisa dilakukan dengan sangat cepat, seharipun bisa tuntas. Tidak perlu harus menunggu sampai lebih dari sebulan,” tegasnya.

Untuk itu, Ashari menduga, faktor lambannya perbaikan dan pemasangan kembali kabel main power Jembatan Suramadu dan instalasinya karena faktor lain, misalnya masalah birokrasi dan material yang dibutuhkan belum ada.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini