News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

LAPAR Kecam Pernyataan Rahman soal Absensi Dewan

Editor: Anwar Sadat Guna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Separuh anggota DPRD Kota Makassar belum hadir dalam rapat paripurna tentang jawaban anggota dewan terkait pendangan Wali Kota Makassar terhadap Ranperda Pengelolaan Rumah Kost, beberapa waktu lalu.

Laporan Wartawan Tribun Timur Edi Sumardi

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR – Lembaga Advokasi Pendidikan Anak Rakyat (LAPAR) mengeritik pernyataan Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Makassar, Rahman Pina soal anggota dewan jarang berkantor.

Menurut Rahman sekaligus Wakil Ketua DPD II Partai Golkar ini, tak semua dari 50 anggota dewan wajib ngantor setiap hari kerja.

“Yang wajib masuk kantor hanya penerima aspirasi, itu pun sesuai dengan hari bertugas menerima aspirasi,” kata Rahman saat dimintai komentarnya soal sepinya kantor DPRD beberapa hari terakhir, Selasa (19/2/2013).

Direktur Eksekutif LAPAR, Abdul Karim mengatakan, komentar Rahman tersebut menunjukkan anggota dewan saat ini miskin moral etik. Sebagai wakil rakyat dan petinggi partai, tak sepantasnya berkomentar demikian.

“Legislator bisa duduk di kursi dewan karena suara rakyat. Mereka pun digaji puluhan juta dari uang rakyat. Hanya dengan moral etik seorang wakil rakyat bisa mempertangungjawabkan jabatan dan gajinya melalui kerja konkret,” kata Karim, Rabu (20/2/2013).

Wakil rakyat yang tak punya moral dan etik tak bisa diharapkan berkerja maksimal menjalankan fungsi legislasi, budgeting, dan pengawasan.
Politik representasi di parlemen selalu mandek lantaran wakil rakyat tak memiliki moral.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini