News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Rumah Perwira Polres Bungo Dibobol Maling

Editor: Anwar Sadat Guna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, MUARA BUNGO - Aksi kriminal bisa menyasar siapa saja. Tak peduli aparat kepolisian sekalipun, bisa menjadi korban kriminalitas. Itulah yang terjadi di Muara Bungo, Jumat (22/2/2013) kemarin.

Kali ini Kabag Perencanaan (Bagren) Polres Bungo, Kompol Yusril, yang ketiban apes. Saat ditinggal ke pasar, rumahnya yang berlokasi di Kelurahan Cadika, Kecamatan Rimbo Tengah, dimasuki tamu tak diundang.

Informasi yang dihimpun Tribun, aksi pencurian tersebut terjadi sekitar pukul 09.00. Saat itu Kompol Yusril tengah pergi ke pasar bersama istrinya. Rumah ditinggal dalam keadaan terkunci, karena memang tak ada orang di rumah.

Tiba-tiba ia mendapat telepon dari pembantu yang datang ke rumah tersebut. Si pembantu kaget melihat jendela samping rumah itu rusak. Isi rumah juga sudah dalam keadaan berantakan.

Polisi langsung berdatangan ke rumah koleganya yang menjadi korban. Olah tempat kejadian perkara (TKP) juga langsung digelar Sat Reskrim Polres Bungo.

Saksi yang sempat diwawancarai mengatakan, sebelumnya ia sudah menaruh curiga. Pasalnya ada satu buah mobil jenis Honda Jazz yang datang ke rumah tersebut. Di mobil itu diketahui ditumpangi tiga orang tak dikenal.

"Ada Jazz hitam. Orangnya tiga. Satu tetap di mobil, satu masuk ke dalam rumah. Satunya lagi menunggu di luar," ujar seorang saksi yang meminta namanya tak ditulis.

Ia mengaku, mobil itu tidak hanya satu kali mendatangi rumah Yusril. Saat datang pertama kali, mobil itu hanya berhenti sebentar untuk menurunkan dua orang penumpangnya.

Yusril sendiri belum dapat diwawancarai terkait kejadian ini. Namun Kabag Ops Polres Bungo, Kompol Swittanto Prasetyo membenarkan jika pihaknya sudah melakukan olah TKP.

Diakuinya, pelaku masih dalam proses penyelidikan.

"Dari olah TKP, diketahui jika pelaku masuk melalui jendela samping rumah. Itu terlihat dari bekas kerusakan pada jendela dan teralisnya," ujar Swittanto.

Diakuinya, akibat kejadian di rumah yang berhadapan dengan SD 60/VI Cadika ini, Yusril mengalami kerugian hingga puluhan juta. Karena selain uang tunai Rp 2,5 juta, juga ikut raib lima unit jam tangan, perhiasan, serta beberapa surat dan barang berharga lainnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini