Laporan Wartawan Tribun Timur/ Rudhy
TRIBUNNEWS.COM MAKASSAR, -- Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPD-PDIP) Sulsel mulai melakukan proses seleksi calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Wajo.
Proses penyaringan tersebut dilakukan melalui fit and proper test terhadap enam kandidat bupati Wajo.
Keenam kandidat diantaranya Andi Syahrir Kube Dauda (Badan Pembedayaan Masyarakat Sulsel), Andi Suryadi Belo (mantan asisten II Wajo), Andi Asriadi Mayang (Ketua Demokrat Wajo), Andi Burhanuddin Unru (Bupati Wajo), Amran Mahmud (Wakil Bupati Wajo), Andi Ampa Passamula (mantan Kadis Perindag) Wajo.
Keenam kandidat ini mengikuti beberapa tahapan ujian. Termasuk wawancara yang dipimpin Ketua Bappilu PDIP Iqbal Arifin di sekretariat PDIP Sulsel Jl Prof Abdurrahman Basalama, Selasa (12/3).
Proses fit and proper test itu diikut setelah terjaring dalam pendaftaran yang dilakukan DPC Wajo sebelumnya.
“Setelah penjaringan di DPC para pendaftar ini mengikuti tahapan tes dan proper tes di DPD. Kemudian nama-nama ini akan dibawa ke DPP untuk ditetapkan siapa yang layak untuk diusung," ujar Iqbal.
Calon legislator DPR RI dari dapil Sulsel 1 mengatakan, khusus di wajo, PDIP menginginkan ada kadernya yang maju sebagai pendamping dari keenam pendaftar tersebut.
Selain Wajo, partainya dalam tiga hari ini sudah melakukan fit and propert tes untuk calon bupati Enrekang dan Pinrang. Khusus Enrekang, sebanyak tiga calon bupati mendaftar dan satu calon wakil bupati yang akan diseleksi hari ini.
“Tiga orang calon bupati ini yakni Muslimin Bando, Ridwan Abdullah, dan Masrur Makmur La Tanro. Sedangkan satu calon wakil bupati yakni Muhammad Amiruddin,“ ungkap politisi PDIP ini.
Sementara, Wakil Ketua Bidang Kehormatan Andi Ansari Mangkona menjamin tidak ada jual beli rekomendasi di partainya. Menurutnya, PDIP mengutamakan survei serta visi dan misi kandidat dalam mengusung.
“Yang perlu dicatat bahwa di PDIP tidak ada istilah mahar atau jual beli rekomendasi. Kami mengusung kandidat yang memang memiliki surveinya tinggi karena hal itu menjadi salah satu indikator. Termasuk se-visi dan se misi dengan partai ini," ungkap Ashari. (Rud)
Baca Juga :
- Audit BPK RI, Korupsi Bupati Rembang Ditaksir Rp 4 Miliar 53 menit lalu
- Kasus PNPM Pinoh Selatan 1 jam lalu
- Produksi Bawang Putih Jabar 1.874 Ton 1 jam lalu
Baca tanpa iklan