Laporan Wartawan Pos Kupang, Beny Jahang
TRIBUNNEWS.COM, KUPANG--Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), terus terjadi di Kota Kupang. Kali ini menimpa Deliana Nomleni-Benu (32), warga Jalan Semangka, Kelurahan Bakunase II, Kecamatan Kota Raja. Deliana menjadi korban pemukulan dilakukan suaminya, Yosua Nomleni (42), Sabtu (9/3/2013).
Awal mulanya, seperti pengakuan korban dalam laporannya kepada kepolisian Polres Kupang Kota, sebelum terjadinya aksi pemukulan, Deliana sudah tertidur lelap di rumahnya sekitar pukul 24.00 Wita. Ketika Deliana sedang tertidur pulas, Yosua yang baru pulang entah dari mana dalam keadaan berbau minuman keras (miras) langsung menuju kamar tidur.
Melihat Deliana sedang tidur, Yosua membangunkannya untuk minta makan. Namun saat itu makanan sudah habis, sehingga Deliana hanya membuatkan bubur dan sayur untuk Yosua. Usai membuatkan bubur dan sayur, Deliana langsung mengantarkan makanan tersebut kepada Yosua. Saat makanan tiba dihadapannya, Yosua pun enggan memakan makanan yang sudah dibuatkan Deliana.
Alasan Yosua menolak makan makanan tersebut, karena selalu merasa bosan dengan makanan yang setiap hari selalu sama yang dibuatkan Deliana. Karena merasa kesal dengan menu makanan yang selalu sama, Yosua pun langsung memarahi Deliana. Ia mengarahkan pukulan ke wajah Deliana sebanyak satu kali.
Dari pukulan ini, Deliana mengalami luka memar pada mata sebelah kiri. Deliana pun tak terima perlakuan suaminya Yosua. Ia terpaksa harus melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian Polres Kupang Kota, untuk dilakukan penyelidikan atas peristiwa yang dialaminya. *
Baca Juga :
- Lagi Patroli, Polisi Temukan 21 Ponton TI Apung 8 menit lalu
- Enam Mobil Tangki Modifikasi Diamankan 19 menit lalu
- Pemerintah Dongying Tertarik Bangun Monorel di Balikpapan 25 menit lalu
Baca tanpa iklan