News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilihan Wali Kota Makassar

PAN Prioritaskan Hamba Maju di Pilwalkot

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Laporan Wartawan Tribun Timur, Rudhy

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Meski Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Makassar memprioritaskan untuk mengusung H Busrah Abdullah sebagai bakal calon wali kota dalam pemilihan wali kota (Pilwalkot) Makassar, bukan berarti PAN tutup pintu silaturahmi dengan partai ataupun kandidat lainnya yang ingin diusung.

Wakil Ketua PAN Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kota Makassar, Hamzah Hamid, Kamis (14/3/2013) mengatakan semua kemungkinan itu terbuka untuk mengusung calon wali kota dan wakil wali kota Makassar dari PAN Makassar.

"Partai memang sudah sepakat untuk mengusung ketua DPD PAN Makassar, Busrah Abdullah, tetapi masih membuka ruang komunikasi dengan partai dan calon kandidat lainnya yang ingin berkoalisi dengan PAN," ungkap Hamzah.

Dia menilai, semua kemungkinan dari dunia politik bisa saja terjadi tergantung bagaimana komunikasi kedepannya.

"Saya melihat semua kemungkinan dalam pemilihan kepala daerah itu bisa saja terjadi, kita tinggal melihat seperti apa komunikasi yang akan terbangun," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur operasional & SDM Adhyaksa Research and Consulting (ARC), Marses Tandieja mengatakan, sudah sewajarnya jika partai politik (parpol) lebih memprioritaskan kadernya untuk diusung di tiap kontestasi politik pemilukada termasuk Pilwalkot Makassar.

"Parpol yang seperti itu adalah ciri-ciri parpol yang besar dan sehat kaderisasinya. Hanya saja, politik ranahnya serba liquid (serba cair, serba berubah)," jelasnya.

Silaturahmi dan komunikasi, lanjut Marses, adalah politik untuk saling menjajaki segala kemungkinan terbaik, mesti tetap berjalan, tidak saklek-saklek.

"Membangun benteng takeshi yang berlebihan dan tak terkontrol juga bisa beralamat kurang baik bagi parpol itu sendiri dan masyarakat secara luas. Karena parpol adalah aset penting demokrasi di republik ini," ungkapnya. (Rud)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini