TRIBUNNEWS.COM, BATURAJA - Gema suara tasbih yang bersumber dari dalam sumur milik H Nazori dan Busli, warga Desa Lubukrukam Kecamatan Peninjauan OKU membuat warga sekampung menjadi geger.
H Nazori pemilik sumur yang disebut warga setempat “Bertasbih” mengatakan, sejak sepekan terakhir dari dalam sumurnya terdengar suara tasbih "Laa Illah Hailallah."
Namun baru hari Minggu lalu hal itu menarik perhatian warga yang kemudian ramai-ramai ingin mendengar dari dekat suara gema tasbih dari dalam sumur.
“Suara gema tasbih lebih jelas terdengar di waktu malam, sedangkan bila siang hari tidak terdengar jelas,” terang H Nazori.
Ia menambahkan, jika suara gaib dari dalam sumurnya akan mengajak dirinya untuk berbuat kebaikan dan bersyukur.
Namun sebaliknya jika akan menyesatkan umat, dia berdoa agar Allah memberikan jalan keluarnya.
Menurut H Nazori sebenarnya bunyi tasbih dari dalam sumurnya sudah lama, tapi tidak diceritakanya kepada orang lain.
Sumur tersebut memang milik bersama yang posisinya terletak diantara rumahnya dan rumah Busli.
Dua hari lalu salah seorang anak Busli saat akan mandi terdengar suara tasbih dan spontan berteriak kaget.
Akhirnya hal itu membuat orang ramai sehingga satu kampung sampai ke kampung tetangga tahu.
Dampaknya banyak warga yang kemudian minta air untuk obat dan ada ada juga yang berdoa di sekitar sumur.
Ucapkan Salam
Pemilik sumur yang mengeluarkan suara seperti orang yang bertasbih, H Nazori Cikuni (74), selalu meningatkan agar pengunjung yang datang tidak memaknai suara zikir dari dalam sumur secara berlebihan.
Yang penting katanya, saat datang harus mengucapkan salam, kemudian berkirim Al Fatihah kepada Matuni bin Jawal, teman Nazori saat membuat sumur bersama-sama yang sudah meninggal dunia.
Kemudian Nazori juga menganjurkan untuk berkirim surat Al-Fatihah juga kepada sesuatu yang tak putus-putus memperdengarkan suara zikir.
Baca tanpa iklan