Laporan Wartawan Surya,Achmad Amru
TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA- Diduga terkait kericuhan dalam rapat paripurna DPRD Kota Surabaya, Mobil Dinas Komisi A DPRD yang digunakan Muhammad Anwar dirusak orang tidak dikenal.
Satu plat nomor polisi L 1733 NP bagian belakang dari Isuzu Panther warna hitam hilang bersama tempat yang dicopot paksa.
Akibatnya bodi belakang mobil dinas Komisi A DPRD Kota Surabaya berlubang.
Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Muhammad Anwar mengatakan, dirinya baru mengetahui kalau plat nomor mobil dinas bagian belakang hilang bersama tempatnya itu pada hari Minggu (24/3) sore.
Padahal, sejak Sabtu mobil dinas digunakan untuk kegiatan kedewanan dalam rangka menghadiri sejumlah kegiatan kemasyarakatan.
"Kami sendiri kaget dan tidak tahu kapan perusakan itu terjadi, yang jelas kondisi mobil dinas Komisi A bagian belakang bekas plat nomor berlubang," kata Anwar, Selasa (26/3/2013).
Dijelaskan Anwar, pihaknya mencurigai lima orang yang tiba-tiba datang ke gedung DPRD pasca kericuhan rapat paripurnya pada hari Jumat (22/3/2013).
Namun kedatangan mereka dengan keperluan mencari Muhammad Anwar berhasil dicegah dan dihalau petugas pengamanan dalam (Pamdal) DPRD Kota Surabaya.
"Saat itu saya yang masih didalam bersama anggota Komisi A tidak tahu, baru hari Minggu diberitahu Pamdal DPRD kalau usai rapat paripurnya ada sejumlah orang dari luar mencari saya," ucap Anwar.
Kemungkinan besar, menurut Anwar, orang-orang tersebut yang sempat melakukan perusakan nomor plat mobil dinas Komisi A setelah tidak berhasil menemuinya.
"Tapi kami tidak bisa menuduh dan belum lapor ke polisi atas perusakan mobil dinas Komisi A yang saya gunakan itu," tutur Anwar.
Baca tanpa iklan