News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

BPS Akan Rekrut 44 Ribu Tenaga Sensus Pertanian

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Laporan Wartawan Surya,Eben Haezer Panca

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA -  Rencana Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur melakukan sensus pertanian 2013, boleh jadi adalah kesempatan bagus bagi para pengangguran yang tersebar di daerah-daerah.

Sebab untuk pelaksanaan sensus tersebut, BPS akan merekrut puluhan ribu tenaga Petugas Pencacahan Lengkap (PCL) dan Koordinator Tim.

Kepala Bidang Statistik Produksi BPS Jawa Timur, Adi Nugroho mengatakan bahwa saat ini tenaga pegawai organik BPS di seluruh Jawa Timur baru mencapai dua ribu orang.

Sementara untuk kebutuhan sensus pertanian, dibutuhkan setidaknya sekitar 44.544 petugas pelaksana lapangan.

"Karena itu kami butuh dukungan dari masyarakat. Tidak mungkin mengerjakan sensus itu sendiri," kata Adi, Senin (1/4/2013) di Kantor BPS Jatim.

Rangkaian rekrutmen PCL dan Koordinator Tim ini sendiri akan dilakukan oleh BPS di tingkat Kota dan Kabupaten.

Mereka yang tertarik dan mendaftarkan diri, selanjutnya akan mengikuti seleksi yang terdiri dari tes pendidikan dan tes tulisan.

"Tes pendidikan diperlukan untuk mengetahui apakah mereka memahami metodologi sensus. Sedangkan tes tulisan juga diperlukan karena nanti tulisan mereka akan diolah langsung lewat mesin scanner," imbuhnya.

Setelah lolos seleksi, para peserta rekrutmen akan diikutsertakan dalam proses pelatihan.

Di beberapa daerah seperti Pacitan, Trenggalek, Kediri, Situbondo, Pasuruan, Jombang, Bojonegoro, Sampang, dan Pamekasan, proses pelatihan bahkan telah dimulai hari ini (1/4/2013).

Setelah proses pelatihan usai, para peserta kemudian diturunkan ke lapangan mulai 1 Mei hingga 31 Mei 2013. Selama pelaksanaan sensus, para PTC akan mendapat uang kontrak senilai Rp 2,3 juta. Sedangkan Koordinator Tim mendapat lebih tinggi, yakni Rp 2,6 juta.

"Ada juga uang saku selama pelatihan. Tapi saya belum tahu berapa nilainya," pungkas dia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini