News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Capres 2014

Demi Capres, Mahfud MD Safari Ponpes dari Jabar hingga Jatim

Editor: Budi Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD memberikan sambutan dalam acara perpisahan Mahfud, di Aula Gedung MK, Jakarta, Senin (1/4/2013). Tepat pada tanggal 1 April ini masa jabatan Mahfud MD sebagai Hakim Konstitusi telah berakhir, dan digantikan oleh Arif Hidayat. Sementara pemilihan Ketua MK yang baru akan berlangsung pada Rabu 3 April mendatang. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM , GRESIK - Mahfud MD, menyatakan siap menjadi calon presiden Indonesia 2014. Hal itu diucapkan usai Pengajian Kebangsaan di Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Jl Sumatra GKB, Minggu (5/5/2013).

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu, memilih menjadi capres lewat dukungan partai politik daripada mencalonkan diri dari jalur independen. "Saya dilarang oleh teman-teman untuk menyatakan tidak siap. Oleh sebab itu, saya tidak akan mencalonkan diri, tapi saya siap menjadi calon, (calon presiden, red)," kata Mahfud MD.

Upaya pemenangan menjadi capres dilakukan Mahfud MD dengan melakukan komunikasi politik dengan berbagai kekuatan politik. "Bukan hanya dengan Parpol melainkan semua kekuatan politik, untuk pintu masuk menjadi capres," imbuhnya.

Beberapa Parpol yang menawarkan untuk konvensi menjadi capres yaitu Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan. "Ada beberapa partai menawari, gak usah konvensi," jelasnya.  

Tidak hanya pendekatan ke Parpol dan tokoh masyarakat, menurutnya, upaya untuk menjadi presiden juga dilakukan dengan berkunjung ke beberapa Pondok Pesantren dari Jawa Barat sampai Jawa Timur serta luar pulau.

"Saya sudah keliling Pesentren, dari Jawa Barat, Jawa Tengah Ponpes Al Hikmah, Jawa Timur kan banyak, ada Tebuireng, Kediri, Situbondo, di luar Jawa, Riau, dan besok lusa juga ke Palembang. Dukungan rakyat sudah kami dapat dari survei dan dukungan dari kampus, pesantren dan LSM. Targetnya adalah presiden," imbuhnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini