Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ali Anshori
TRIBUNNEWS.COM - Genangan air yang terdapat di Jalan Juang KM 1 tepatnya di depan lapangan Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawai, Kalimantan Barat, rawan terjadi kecelakaan, apalagi kawasan tersebut merupakan jalur pengendara berbelok arah.
Sundari satu di antara warga sekitar mengatakan, beberapa waktu lalu ayahnya mengalami kecelakaan di lokasi tersebut, akibat kondisi tersebut ayahnya harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit karena kakinya mengalami cidera serius.
Kata dia kecelakaan tersebut bermula saat ayahnya yang mengendarai sepeda motor hendak belok arah ke kanan menuju kantor bupati, namun di arah pasar tiba-tiba muncul mobil pikc up dengan kecepatan tinggi, karena kondisi jalan tidak memungkinkan akhirnya kecelakaan tersebut tak terhindarkan.
“Setelah tabrakan bapak masuk comberan itulah, (genangan air di jalan) setelah itu dibawa ke rumah sakit oleh warga yang melihat,” kata Sundari kepada Tribun Minggu (19/5/2013).
Sundari mengatakan, kecelakaan tersebut tidak lain karena jalan tersebut sangat sempit akibat banyaknya genangan air yang ada di badan jalan. Kata dia seharusnya pihak terkait bisa mengatasi masalah tersebut supaya tidak memakan korban lagi.
“Cukuplah bapak yang mengalami kecelakaan di lokasi jangan sampai jatuh korban lagi. Jadi saya berharap kepada pihak terkait bisa mencarikan solusinya supaya tidak ada genangan air lagi,” katanya.
Pantauan Tribun di lapangan, genangan air tersebut terjadi lantaran tidak ada saluran air di kawasan tersebut sehingga air tidak bisa mengalir kemana-mana, sementara tak jauh dari badan jalan sudah ada bangunan toko.
Kondisi serupa juga terjadi di depan SDN 06 yang tak jauh dari lokasi tersebut, di Jl depan SDN 06 sering kali terendam banjir lantaran drainasenya tidak berfungsi sama sekali, jika musim hujan maka akan membahayakan pengendara.
Kasat lantas AKP Dedy Setiawan mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati jika melintas di kawasan tersebut supaya tidak terjadi laka. Sebab jalan tersebut memang rawan terjadi kecelakaan.
“Kalau kondisinya seperti itu memang sangat rawan terjadi laka, untuk itu kita imbau agar masyarakat meningkatkan kesadarannya dalam berlalu lintas,” katanya.
Kasat juga meminta kepada kalangan pengusaha yang membangun ruko hendaknya memperhatikan materialnya yang banyak berjatuhan ke jalan, sebab kondisi tersebut juga berpotensi terjadinya keceelakaan lalulintas.
“Misalnya ada tanah yang jatuh di jalan itu juga rawan laka, karena jalan menjadi bergelombang, makanya kita minta kepada pengusaha agar tanah-tanah tersebut bisa dibersihkan supaya tidak menyebabkan kecelakaan lalulintas,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut kasat juga meminta kepada masyarakat meningkatkan kesadaran dalam berlalulintas dengan cara taat terhadap aturan dengan menggunakan kelengkapan berkendara saat menggunakan sepeda motor.
Baca tanpa iklan