Laporan wartawan tribun kaltim, Januar alamijaya
TRIBUNNEWS.COM BALIKPAPAN,-Ribuan orang yang memadati pantai Lamaru Selasa (27/5) menjadi saksi pemecahan rekor dunia pengibaran bendera sepanjang 1000 M2 serta sebuah menara pioneering setinggi 53 meter yang terbuat dari bambu.
Rekor yang diciptakan in memecahkan rekor sebelumnya untuk menara pioneering yang dilakukan di Amerika dengan ketinggian 40 meter pada berapa waktu lalu.
Untuk mempersiapakan pemecahan rekor ini sendiri beberapa organisasi kepemudaan serta instansi Pemerintah maupun swasta terlibat langsung didalamnya, diantaranya adalah SAR Hidayatullah, Saka Bhayangkara Balikapapan, PMI Balikpapan, Gafatar, JMPN, RACANA Universitas Mulawarman, Slanker Balikapapan serta kelompok nelayan.
Tak ketinggalan pula Pondok Pesantren AS Syifa, Denzipur, PPDI Kaltim dan beberapa organisasi kepemudaan termasuk Basarnas
Prosesi pengbaran bendera raksasa ini sendiri menurut Ketua Panitia, Supriyadi memerlukan persiapan yang lumayan panjang sekitar 10 hari
Paling tidak diperlukan 1200 batang bambu yang khusus didatangkan dari Samboja untuk membuat tiang Pioneering setinggi 53 meter.
Bambu-bambu itu kemudian disusun menggunakan sistem ikat yang menghabiskan tali sebanyak 2 ton serta dikerjakan kurnag lebih 350 orang secara simultan.
Baca tanpa iklan