Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri
TRIBUNNEWS.COM, BANGKA - Bencana angin puting beliung yang memporak-porandakan belasan rumah warga, tidak menelan korban jiwa kematian. Hanya saja, ada satu warga bernama Bayu (10) yang mengalami putus jari tangan setelah mencoba menyelamatkan diri.
Amran (52), warga RT 11 salah satu korban amukan angin puting beliung mengatakan, saat peristiwa terjadi dirinya melihat cucunya bernama Bayu (10) terkena hempasan pintu besi akibat terjangan angin.
"Cucu saya Bayu (10) itu mengalami putus pada 3 jari di tangan kanannya, yakni jari telunjuk, jari tengah dan jari manis. Waktu itu ia hendak menyelamatkan adiknya untuk dibawa keluar. Pada saat mau keluar, tangannya terjepit pintu besi hingga putus. Cucu saya itu, tidak tahu kalau tangannya sudah terluka, pas saya datang baru dia merasa sakit, tangannya berdarah. Kemudian cucu saya di bawa ke RSUD Bateng," ungkap Amran.
Dikatakan Amran, akibat terjangan angin puting beliung itu, barang toko miliknya rusak terkena air hujan dan berhamburan.
"Kalau soal harta saya tidak ambil masalah. Tidak ambil pusing. Saya kasihan sama cucu saya saja," ujarnya sedih seraya menaksir kerugian dideritanya mencapai Rp 70 juta.
Baca tanpa iklan