Laporan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto
TRIBUNNEWS.COM SAMARINDA, - Tiga remaja spesialis jambret jalanan diamankan Satreskrim Polresta Samarinda, Kamis (20/6/2013). Trio F yakni, Fadli (21 tahun), Fahri (19 tahun), dan Feri (21) tahun dijemput terpisah di kediamannya masing-masing, Kamis (20/6/2013).
Saat diwawancara, Fadli, salah satu pelaku mengaku baru dua kali melakukan aksi jambret ini. "Baru dua kali, yang pertama di sekitar Mal Lembuswana, dan satunya lagi di Jl Kusuma Bangsa," kata Fadli.
Dalam melakukan aksinya, mereka ternyata tak selalu pergi bertiga. "Kadang saya sama Feri, kadang sama Fahri. Kadang juga mereka cuma berdua. Kalau saya bertugas jadi joki (pengendara," tutur Fadli.
Remaja lulusan SD ini mengaku hasil menjambret tersebut digunakan untuk biaya makan sehari- hari.
"Ya untuk kebutuhan hidup sehari-hari, untuk makan juga, katanya lagi.
Fadli mengaku tak memiliki motor sendiri untuk melakukan aksinya. "Ya kadang pinjam punya teman, pernah juga nyewa Rp 100 ribu perhari," ungkapnya.
Wanita yang berkendara sendirian di tengah malam, dengan tas terjuntai, menjadi sasaran empuk kawanan jambret tersebut. "Semuanya (korban) perempuan, tidak ada yang laki," lanjut Fadli.
Perkenalan ketiganya pun terjadi di dalam sel. "Saya kenal dengan Fahri dan Feri waktu di dalam sel. Waktu itu saya ditahan karena kasus berkelahi," tandasnya.
Penangkapan ketiga penjambret ini bermula dari laporan Mayang, korban aksi kriminal Trio F, 7 April lalu. Kala itu, Mayang yang berkendara seorang diri di Jl Kusuma Bangsa, harus kehilangan tasnya.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arief Prapto Santoso melalui Kasat Reskrim Kompol Feby DP Hutagalung mengungkapkan, trio F berhasil ditangkap setelah pihaknya melakukan penyelidikan mendalam.
Baca tanpa iklan