News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2013

56 Titik Kemacetan Jalur Selatan, Tengah, dan Utara Jabar

Editor: Gusti Sawabi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ilustrasi

Tribunnews.com, Bandung — Mengantisipasi arus mudik dan balik pada Lebaran 2013, ada 56 titik di Jawa Barat yang diperkirakan rawan mengalami kemacetan. Pengalihan arus akan menjadi jurus yang akan dipakai meminimalisasi kemacetan selama arus mudik.

"Semuanya ada 56 titik rawan macet di Jabar, di jalur utara, tengah, dan selatan," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat Dedi Taufik, di kantornya, Jalan Sukabumi, Bandung, Jawa Barat, Rabu (10/7/2013).

Titik rawan macet di jalur utara, sebut Dedi, adalah Pasar Jatisari, Simpang Tiga Cikalong, Pasar Sukamandi, Pasar Ciasem, Simpang Tiga Cikopo, Simpang Tiga Jomin, Simpang Tiga Mutiara Cikampek, Pasar Pusaka Negara, Pasar Sukra, Pasar Eretan Kulon, Pasar Patrol, Pasar Lohbener, Pasar Kandang Haur, Simpang Tiga Jangga, Simpang Tiga Karang Sinom, Pasar Karang Ampel, Pasar Tegal Gubug, Pasar Celancang, Pasar Tiga Mundu, serta Pasar Mundu.

Sementara lokasi rawan macet di jalur tengah, tutur Dedi, adalah Pasar Mega Mendung, Pasar Cipanas Cianjur, dan Pasar Cisarua Bogor, Simpang Ciawi Bogor, Simpang Selakopi Cianjur, Pasar Terminal Cianjur, Pasar Ciranjang, Pasar Rajamandala, Simpang Tiga Padalarang, Gerbang Tol Padalarang, Gerbang Tol Cileunyi, Simpang Tiga Jatinangor, Pasar Terminal Tanjungsari, Pasar Simpang Cimalaka, Simpang Cijelag, Simpang Empat Kadipaten, Pasar Jatiwangi, Pasar Prapatan, serta Pasar Palimanan.

Kemudian untuk jalur selatan, lanjut Dedi, titik rawan macet berada di Pasar Dangdeur, Gerbang Tol Cileunyi, Nagreg, Simpang Parakan Muncang, Pasar Terminal Limbangan, Pasar Lewo, Pasar Terminal Malangbong, Tanjakan Gentong, Simpang Pamoyanan, Ciawi, Simpang Tiga Banjar, Pasar Kadungora, Pasar Leles, Tarogong, Pasar Salawu, Pasar Singaparna, dan Simpang Tiga Banjar.

Dedi memperkirakan kemacetan di jalur-jalur tersebut akan mencapai puncaknya pada H-7 dan H+7 Lebaran. "Kami akan mengurai kemacetan dengan mengalihkan arus," kata Dedi. Penataan arus lalu lintas akan dilakukan bekerja sama dengan polisi dan militer.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini