TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Masyarakat yang hendak mudik lebaran ke Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, tampaknya harus ekstra berhati-hati memilih angkutan bus.
Bukan karena banyak bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang bertrayek ke kabupaten itu tidak laik jalan. Tapi, lantaran banyak sopir bus AKAP yang beroperasi di Sintang positif memakai narkoba jenis sabu.
"Dari hasil tes urine, 21 kasus narkoba di wilayah hukum Polres Sintang pada masa mudik ini melibatkan sopir bus. Bahkan, penggunaan narkoba di kalangan sopir bus mudik mencapai 20 persen," kata Kasat Narkoba Polres Sintang Iptu Agus Hasanudin, Selasa (6/8/2013).
Baca tanpa iklan