News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Calon Mantu Sultan Diwisuda Jadi Abdi Dalem

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SRI SULTAN HB X KEMBALI PIMPIN YOGYAKARTA - Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anum (KGPAA) Paku Alam IX, kembali resmi ditetapkan oleh anggota DPRD DIY menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DIY periode tahun 2012 - 2017. Rencana pelantikan dilaksanakan tanggal 9 Oktober 2012 akan dihadiri oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Sekitar 6000 porsenil TNI - Polri siap mengamankan jalannya pelantikan. Foto Sri Sultan Hamengkubuwono X atau HB X di kediaman di Jalan Suwiryo no 37, Jakarta. (Dok.TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Calon menantu Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengkubuwono X, Angger Wibowo diwisuda menjadi abdi dalem keraton, dan memperoleh gelar serta nama Kanjeng Pangeran Haryo Notonegoro.

Calon suami dari putri keempat Sultan, GRAj Nurabra Juwita itu, diwisuda oleh Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Hadiwinoto atas nama Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat di Bangsal Kasatriyan Yogyakarta, Senin (12/8/2013).

Wisuda juga dilakukan kepada GRAJ Nurabra Juwita, sebagai calon pengantin yang menyandang gelar dan nama Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hayu.

Pengageng Tepas Dworopuro Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, KRT Jatiningrat mengatakan, telah menjadi tradisi dan budaya keraton setelah putri Sultan menerima lamaran calon pengantin pria, sebelum dinikahkan calon pengantin pria diwisuda terlebih dulu menjadi abdi dalem dan mendapatkan nama serta gelar baru.

"Kedua nama dan gelar baru bagi kedua calon mempelai keraton, yakni KPH Notonegoro dan GKR Hayu itu masing-masing mempunyai sejarah panjang dan penuh arti dan disesuaikan dengan kondisi riil saat ini," katanya.

Menurut dia, setelah prosesi wisuda bagi kedua calon mempelai selanjutnya akan dilakukan prosesi nyantri pada 20 Oktober 2013, siraman (21/10/2013), akad nikah, panggih, kirab, dan resepsi pernikahan (22/10/2013). "Akad nikah dilaksanakan di Masjid Panepen Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, kirab dimulai dari keraton menuju Kepatihan, dan resepsi pernikahan diselenggarakan di Bangsal Kepatihan," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini