News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilihan Gubernur Jatim

Ada Gambar Cagub Jatim yang Terpotong di Surat Suara

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas KPU Kota Malang menunjukkan bagian surat suara yang rusak.

Laporan Wartawan Surya,Samsul Hadi

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang, mulai mendistribusikan surat suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim ke Panitia Pemilih Kecamatan (PPK), Selasa (20/8/2013).

Saat melakukan penyortiran, KPU Kota Malang menemukan sebanyak 587 lembar surat suara rusak.

"Ditemukan 587 lembar surat suara rusak dan kurang. Dengan rincian, sebanyak 182 lembar rusak dan selebihnya 405 lembar kurang," kata Anggota Divisi Keuangan dan Logistik KPU Kota Malang, Rusmifahrizal Rustam.

Dikatakannya, KPU Kota Malang sudah mengirim berita acara terkait jumlah kerusakan dan kekurangan surat suara itu ke KPU Provinsi Jatim. Rencananya, Kamis (22/8/2013), pengganti surat suara rusak dan kurang itu akan dikirim ke KPU Kota Malang.

"Kamis lusa surat suara pengganti sudah dikirim," ujarnya.

Ia menjelaskan, jenis kerusakan di surat suara tersebut, yakni, ada sebagian gambar pasangan calon yang terpotong. Selain itu, juga terdapat surat suara yang tidak ada nama dan tanda tangan petugas PPS.

"Kerusakan surat suara itu sudah dari percetakannya," ujar Fahrizal.

Menurutnya, sampai sekarang, kebutuhan logistik Pilgub Jatim yang belum dikirim ke KPU Kota Malang, yaitu, alat bantu coblos untuk tuna netra, formulir DB, alat coblos, bantalan , dan stiker pasangan cagub-cawagun nomor urut empat.

"Tanggal 28 Agustus, semua logistik sudah terkirim di tiap PPS," katanya.

Ia menambahkan, jumlah total surat suara yang diterima KPU Kota Malang sebanyak 619.476 lembar. Jumlah itu berdasarkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Kota Malang sebanyak 606.112 orang ditambah 2,5 persen.

"Banyak tambahan data pemilih di Lapas (Lembaga Pemasyarakatan). Sampai sekarang, data pemilih di Lapas sekitar 500 orang," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini