News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Buruh Diminta Tak Lakukan Aksi Sweeping

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ribuan buruh dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Tengah berunjuk rasa mengepung Kantor Gubernur Jawa Tengah di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (24/10/2013). Dalam demonya para buruh menuntut Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) yang layak dan agar pemerintah menghapus Instruksi Presiden (Inpres) No 9 Tahun 2013 tentang pengupahan buruh. (Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan)

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Polisi memperingatkan para buruh yang akan melaksanakan aksi mogok nasional Senin (28/10/2013) besok, untuk tidak melakukan sweeping di kompleks pabrik. Aksi sweeping dinilai akan mengundang aksi
bentrok antarpara buruh.

Polisi akan menyiagakan ratusan personelnya untuk mengamankan kompleks pabrik sebagai antisipasi aksi sweeping buruh.

"Para buruh memang kami imbau untuk tidak melakukan sweeping, karena rawan bentrok dengan buruh maupun dengan polisi," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Polisi Awi Setiyono, Minggu (27/10/203).

Sementara Kapolda Jatim, kata dia, sudah berpesan kepada seluruh anak buahnya untuk sedapat mungkin menghindari aksi anarkistis dalam pengamanan aksi mogok nasional buruh.

"Kami akan mengedepankan upaya preventif dan dialog agar suasana tetap kondusif," tambahnya.

Polda Jatim menyiagakan 38 SSK atau sekitar 3.800 personelnya dalam pengamanan aksi besok. Riciannya, 8 SSK dari Sat Brimob, 5 SSK dari Dalmas, 3 SSK dari Staf Polda Jawa Timur, 8 SSK Dhalmas Polrestabes Surabaya, dan sisanya dari polres jajaran masing-masing 1 SSK.

Sebagian personel, akan disiagakan di kawasan industri di ring I seperti kawasan SIER Rungkut, PIER Pasuruan, Sidoarjo, dan Gresik untuk mengantisipasi aksi sweeping, mengingat rencana buruh yang juga akan melumpuhkan aktivitas produksi kawasan pabrik.

Seperti diberitakan, Senin besok, ratusan ribu buruh dari kawasan ring I Jawa Timur akan menyerbu Kota Surabaya untuk menggelar aksi mogok nasional. Mereka rencananya akan menggelar aksi di depan Gedung Negara Grahadi dan sejumlah titik kantor pemerintahan.

"Kami juga sudah siapkan konsep rekayasa lalu lintas agar aktivitas dan mobilitas masyarakat Surabaya tidak terganggu," ungkapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini