News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Heli TNI Jatuh

Keluarga Ingin Makamkan Serka Aan di Tanah Kelahirannya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Foto Serka Aan Prayitno semasa hidup dari dokumentasi keluarganya, Sabtu (9/11/2013) malam.

Laporan Wartawan Surya Sudarmawan

TRIBUNNEWS.COM, NGAWI - Seorang anggota TNI AD yang berdinas di Lanumad A Yani, Semarang, Serka Aan Prayitno (30), dipastikan menjadi salah satu korban tewas dalam kasus terjatuhnya Helikopter milik TNI AD di Tarakan, Kalimantan.

Serka Aan, adalah warga Dusun Sambirejo, Desa Tepas, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. Kepastian itu, diterima keluarga besar di Ngawi, Sabtu (9/11/2013) pukul 16.00 wib.

Sebelumnyam, keluarga mendapatkan kabar simpang siur terjatuhnya heli itu sekitar pukul 14.00 WIB dari Kolonel Suhartoyo, Pasi Intel lokasi korban bertugas.

Kabar kematian korban membuat istri korban, Ike (25) yang tinggal di Semarang syok berat meski perempuan yang sudah dinikahi korban sejak beberapa tahun terakhir itu belum dikaruniai seorang anak.

Kini, keluarga korban menunggu kedatangan jenazah anak kedua dari empat bersaudara pasangan suami istri, almarhum Sudarsono dan Sukartinah (57) itu.

Pasalnya, keluarga pria yang masuk TNI sejak Tahun 2002 itu ingin menyemayamkan korban di rumah duka dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Tepas.

"Saya berharap Serka Aan yang bertugas sebagai teknisi pesawat yang juga keponakan saya itu, cepat dibawah pulang ke mari (Ngawi). Keluarga sudah sepakat memakamkan korban di tanah kelahiran," terang Sukanto, paman korban kepada Surya, Sabtu (9/11/2013) malam.

Sementara kematian korban itu dalam tugas negara, yakni Tugas Operasi di Perbatasan Indonesia-Malaysia dalam Rangka Pembangunan Pos Perbatasan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini