News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ledakan di Pasuruan Berasal Dari Bahan Pembuatan Bondet

Editor: Budi Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kapolda Irjen Pol Unggung Cahyono menunjukan kotak yang dipakai sebagai wadah detonator rakitan, Kamis (13/2/2014).

TRIBUNNEWS.COM PASURUAN - Tim Penjinak Bom (Jibom) Satbrimob Polda Jatim dan tim Labfor Mabes Polri, akhirnya selesai melakukan olah TKP di rumah yang meledak di Pasuruan, Kamis (13/2/2014).

"Tadi malam tidak bisa melaksanakan (olah TKP) demi keamanan anggota. Tadi pagi sudah dilaksanakan, yang pertama tim Jibom Satbrimob Polda Jatim, dan Labfor Mabes Polri," terangĀ  Kapolda Jatim, Irjen Pol Unggung Cahyono, di lokasi kejadian, Kamis (13/2/2014) siang.

Dari hasil olah TKP, ditemukan beberapa bahan pembuat detonator rakitan di rumah milik Sukron tersebut.

"Kita temukan disitu, dia membuat detonator rakitan. Ada 293 selongsong yang masing kosong, dan 28 yang sudah isi," terangnya.

Selongsong yang ditemukan berbahan alumunium, sama sepertiĀ  alumunium yang dipakai pada antena.

Potongan-potongan alumunium itu memiliki panjang sekitar 5 cm, dengan diameter 1 cm

Kapolda menuturkan, dari hasil pengembangan, ternyata Sukron merupakan DPO Polres Banyuwangi pada 2009, atas kasus yang sama.

Sukron merupakan DPO atas kasus pembuatan detonator dan bondet.

"Jadi kita kembangkan tadi malam tahun 2009 atas nama Sukron DPOnya Polres Banyuwangi, dalam hal yang sama yaitu masalah detonator, dan bondet," ucapnya.

Ia mengatakan, bom dan detonator rakitan yang dibuat Sukron memang sengaja dibuat untuk diperjualbelikan.

Sedangkan jenis bom yang dibuat merupakan jenis bom ikan atau lebih dikenal dengan sebutan bondet.

Selain itu, pihak kepolisian juga tengah memburu orang yang diduga sebagai penyedia bahan peledak bagi Sukron.

"Kita kembangankan lagi tadi pagi, kita lakukan penggeledahan di rumah Haji H," terangnya.

Dari hasil penggeledahan di rumah pria berinisial H ini, polisi menemukan black powder, timbangan, dan bekas-bekas pembuatan blackpowder.

Kini, pria dengan inisial H ini, sudah ditetapkan sebagai DPO.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini