News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

MTs Nurul Iman: 'Tidak Ada Yang Keberatan'

Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG -- JURU bicara Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Iman, di Kampung Bangong, Desa Pasirpogor, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat (KBB) , Huda sama sekali tidak membantah maupun mengiyakan saat ditanya mengenai pengakuan para orang tua maupun siswa terkait pemotongan dana bantuan siswa miskin tersebut.

Pihak sekolah mengutus Huda yang juga guru di sana sebagi juru bicara dan beberapa orang guru lainnya karena kepala MTs, Ridwan Muin sedang berhalangan.

Menurut Huda, pihak sekolah keberatan untuk memberikan keterangan jika pihak sekolah tidak mengetahui secara jelas identitas para orang tua yang mengeluhkan mengenai dugaan pemotongan dana BSM di sekolah itu.

"Siapa orang tuanya yang keberatan? Semua sudah setuju kok. Takutnya dia enggak ikut rapat atau salah dengar atau salah mengerti," kata Huda yang diamini beberapa guru lainnya kepada Tribun, Kamis (13/2).

Menurut dia, pada Minggu (9/2) lalu, pihak sekolah telah mengadakan rapat dengan para orang tua siswa penerima BSM. Pada rapat itu, kata dia, tidak ada orang tua yang keberatan atau melakukan protes. Ia khawatir, jika tidak jelas sumbernya, informasi yang disampaikan pun tidak dapat dipertanggungjawabkan dan justru mengarah kepada fitnah.

Bahkan ia mengklaim orang tua siswa yang menghadiri rapat pada Minggu itu seluruhnya menyetujui dan tidak ada yang keberatan. Hal itu, kata dia, dibuktikan dengan daftar hadir dan berita acara yang dibuat pihak sekolah.

"Dalam persoalan ini, kami akan buka dapur kami, tapi sumbernya dari mana? Jangan hanya opini. Takutnya hanya mencemarkan nama baik sekolah," jelas Huda.

Namun ketika ditanya mengenai benar tidaknya terjadi pemotongan dana BSM di sekolah itu, ia sama sekali tidak membantah juga tidak mengiyakan pertanyaan Tribun. Ia juga enggan menjelaskan alasan pemotongan tersebut. Ia bersikukuh media maupun pihak luar, tidak perlu ikut campur urusan internal sekolahnya. "Yang jelas semua orang tua sudah menerima," ujarnya seraya pamit pergi dengan alasan ada tamu. (zam)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini