News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gelandangan Yogya akan Diberi Rumah

Editor: Gusti Sawabi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sri Sultan Hamengku Buwono X didampingi Bupati Sleman Sri Purnomo dan Presiden Direktur Sarihusada Olivier Pierredon, ketika hadir dalam meresmikan Pusat Pelayanan dan Peternakan Terpadu di Plosokerep, Sleman Yogyakarta, 10 oktober 2013. Fasilitas ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, LSM Temali, dan Sarihusada

Tribunnews.com, Yogya — Menteri Sosial RI, Salim Segaf Aljufri, mengapresiasi langkah Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, melalui Pemkab Gunungkidul yang ingin mengurangi gelandangan dan pengemis (gepeng) dengan cara memberikan rumah dan lahan pertanian.

"Saya mengapresiasi langkah Gubernur DIY dalam upaya memberantas gepeng," jelas Salim Segaf Aljufri saat menghadiri pencanangan bedah kampung di Balai Desa Bleberan, Playen, Gunungkidul, Jumat (21/2/2014).

Salim Sagaf mengungkapkan, selama ini di beberapa daerah di Indonesia, penanganan "gepeng" tidak solutif. Mereka yang tertangkap diangkut ke kendaraan lain, kemudian dipindahkan dari kota satu ke kota lain.

"Akhirnya, penanganan semacam itu tidak menjadi solusi dalam mengurangi dan menghapuskan 'gepeng' di setiap wilayah," katanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menghibahkan lahan seluas 5 hektar kepada Pemerintah DIY. Tanah yang berada di Kecamatan Panggang ini rencananya akan dijadikan proyek penanganan gelandangan dan pengemis di DIY.

Nantinya, "gepeng" yang terjaring razia akan diberikan rumah dan lahan pertanian untuk diolah. Pemberian tidak didasarkan asal-usul, tetapi didasarkan pada niat untuk bekerja.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini