News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penjambret Ketakutan karena Ada Azimat di Tas Rampasan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI - Tersangka dan korban penjambretan, Evy Febriyanti di Mapolda Metro Jaya, Senin (25/11/2013) di Mapolda Metro Jaya.

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Asep Solihin (28), residivis kasus penjambretan, merasa dirinya terkena tulah atau karma dari azimat (isim) dari tas korban yang dijambretnya.

Pasalnya, setelah ia menjambret tas seseorang yang juga berisi jimat, dirinya bernasib sial. Misalnya, ia akhirnya tertangkap dan meringkuk di sel tahanan Mapolrestabes Bandung.

"Saya menjambret tas itu sepekan yang lalu. Saya menemukan jimat di dalamnya. Jimat itu saya simpan, karena takut terkena karma kalau membuangnya. Tapi, tetap saja saya kena tulah dan akhirnya tertangkap polisi," kata Asep, sembari menunduk, Rabu (26/2/2013).

Ayah satu anak ini menjelaskan, azimat tersebut ia simpan di rumahnya, di kawasan Bojongkoneng, Cikutra-Bandung.

Istri dan anak semata wayangnya, tak mengetahui pekerjaan sampingan Asep sebagai bandit jambret.

Selama ini, pria dengan tato di lengan kiri tersebut bekerja sebagai mekanik di sebuah bengkel dengan gaji harian.

Karenanya, dia tak menampik saat temannya, DDK yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO) menawarinya untuk melakukan kejahatan. (dic)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini