Laporan Wartawan Tribun Jogja Padhang Pranoto
TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Belasan penyandang tunanetra menuntut Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman, agar menyediakan kertas suara khusus berhuruf braille.
Selama ini, kertas suara seperti itu baru tersedia untuk calon anggota legislatif Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
"Sementara untuk DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota belum tersedia," keluh Ketua Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Sleman, Supriyatno, Selasa (25/3/2014).
Menurutnya, kalau didampingi karena tidak ada kertas suara berhuruf braille, dirinya tidak bebas dalam memilih, serta kerahasiaan pilihannya tidak terjamin.
Baca tanpa iklan