Tribunnews.com, Pamekasan - Sebanyak 61 siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, tidak mengikuti ujian sekolah yang diselenggarakan sejak tanggal 19 Mei lalu.
Absennya mereka karena berbagai alasan. Di antaranya ada yang karena dinikahkan oleh orangtuanya, ada yang pindah sekolah karena orangtuanya pindah tempat tinggal, serta ada pula yang ikut orangtuanya ke luar negeri karena menjadi TKI.
"Saya sudah minta kepada kepala sekolahnya agar alasan siswa yang tidak ikut US dicari agar bisa ikut ujian susulan. Tapi alasannya belum ada kepastian," ungkap Prama Djaya, Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan, Kamis (22/5/2014).
Prama menambahkan, rata-rata siswa yang tidak ikut ujian sekolah itu berada di wilayah utara Kabupaten Pamekasan. Umumnya di sana, banyak orangtuaĀ yang merantau mencari kerja. Anaknya kemudian dibawa merantau pula dan tidak memberikan keterangan soal kepindahannya. Ada pula yang ikut orangtuanya yang menjadi TKI ke Malaysia.
"Disdik sudah memberikanĀ imbauan agar sebelum US, siswa dituntaskan dulu pendidikannya. Namun banyak orangtua yang kurang memperhatikan," terangnya.
Peserta US tahun ini sebanyak 15.541 siswa, terdiri dari siswa SD sebanyak 10.994, dan siswa MI sebanyak 4.547. Mereka sampai saat ini belum ada laporan yang mengalami kendala selama mengikuti ujian sekolah.
Ada Siswi SD Tidak Ikut Ujian Sekolah karena Dinikahkan
Editor: Gusti Sawabi
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan