News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kejari Ringkus Jaksa Gadungan, Mau Peras Pejabat Banyuwangi

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Hasil editing tersangka penipuan terhadap sebuah koran yang dipakai untuk menyakinkan korbannya jika ia merupakan seorang jaksa.

TRIBUNNEWS.COM,BANYUWANGI - Kejaksaan Negeri Banyuwangi menangkap seorang yang mengaku sebagai jaksa yang akan melakukan pemeriksaan di kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Banyuwangi.

Abib Hasan (45) jaksa gadungan ini ditangkap di kantor PU pada, Jumat (15/8/2014) lalu.

"Awalnya ada informasi mengenai orang mengaku dari Kejaksaan Agung untuk melakukan serangkaian pemeriksaan. Selanjutnya kami selidiki dan akhirnya kami lakukan penangkapan di kantor PU Jumat kemarin," kata Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi I Made Parma, Sabtu (16/8/2014).

Informasi yang diterima tim Kejari, Abid sudah berada di Banyuwangi sejak satu pekan lalu. Jaksa palsu ini berupaya melakukan pemerasan di beberapa rekanan Dinas PU.

Modusnya, Abid yang mengaku sebagai Jaksa Muda berniat melakukan penyelidikan kasus penyelewengan pembangunan fasilitas umum yang sedang dikerjakan oleh rekanan Dinas PU.

Agar pemeriksaan tidak dilakukan, Abid meminta sejumlah uang kepada rekanan Dinas PU.

Namun, penangkapan Abid baru terjadi kemarin setelah petugas memastikan status yang bersangkutan dan memancingnya datang ke kantor Dinas PU.

Dari hasil pemeriksaan, Abid kedapatan membawa surat tugas dari Kejaksaan Agung yang dipastikan palsu, ID card Kejaksaan Negeri, dan sebuah pistol FN plus pelurunya.

"Kami hanya menangkap, untuk selanjutnya kami serahkan ke polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Made.

Dari interogasi awal di Kejari, Made mengatakan, pelaku mengaku baru sekali beraksi di Banyuwangi.

Upaya pemerasan dilakukan Abid di wilayah Kecamatan Srono.

Abid sendiri ternyata mantan staf tata usaha Kejaksaan Negeri Batu. Namun pria asal Malang ini kemudian dipecat pada tahun 2013.

"Atas kejadian ini, saya minta masyarakat umum maupun dinas-dinas di Banyuwangi lebih waspada. Apabila ada orang yang mengaku dari kejaksaan untuk melakukan pemeriksaan harap dicatat namanya dan segera konfirmasi ke kami ke Kejari untuk mengetahui kebenarnya," pesan Made.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini